“Kita tidak bisa membandingkan negara-negara yang segi industrinya sudah major dan matang, seperti Jerman. Jerman kebutuhan tenaga kerja di dunia industri itu lebih besar dibandingkan lulusan per tahunnya, sehingga mereka berebut alumni untuk bisa masuk ke dunia industri,” tuturnya lebih lanjut.
Tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan lapangan pekerjaan, menurutnya yang lebih penting dari itu adalah kualitas SDM yang unggul. Dengan tingkat kualifikasi yang ketat, kompetensi dari masing-masing SDM merupakan modal utama.
“Pendidikan merupakan hal penting, dengan misi Merdeka Belajar. Sebetulnya itu mendorong agar SDM kita menjadi lulusan mandiri dan tidak terlalu mengandalkan untuk mendapatkan pekerjaan dari orang lain,” pungkasnya. (bim/rhd)
Baca juga:
- Perselisihan Dua Yayasan di Turen Belum Temukan Titik Terang di RDPU DPRD Kabupaten Malang
- Wujudkan Smart Green Campus, UB Tekankan Lima Aspek Ini
- Kesiapan Mental dan Finansial Jadi Pertimbangan Gen Z Menunda Pernikahan
- KAI Batalkan 38 Perjalanan KA Akibat Banjir, Penumpang Dapat Refund
- Warga Wiyurejo Digegerkan Penemuan Jenazah Petani Tergantung di Gubuk Kebun Apel







