PWNA melihat, kekerasan perempuan dan anak kerap terjadi sebagai gangguan ketakutan, tangisan, hingga nyawa melayang menjadi ancaman terhadap perempuan dan anak. Bahkan 1 dari 4 perempuan setiap tahunnya menjadi korban kekerasan di Indonesia.
Ketua Pelaksana Milad PWNA Jatim, Ria Septiria SE menyampaikan, beberapa pimpinan maupun kader diberikan apresiasi berkat kiprahnya yang sudah dilakukan sejauh ini.
Delapan kategori yang diberikan oleh PWNA Jatim, di antaranya:
1. Kategori paralegal terbaik, diberikan kepada Feri Alhadi Susanti, dari PCNA Tambaksar, Kota Surabaya.
2. Kategori tergiat dalam perkaderan formal, PDNA Gresik.
3. Kategori program kesehatan teraktif, PDNA Kota Malang.
4. Kategori ranting terbanyak (ber-SKO), PDNA Lamongan.
5. Kategori teraktif dalam membuat video dakwah, PDNA Banyuwangi.
6. Kategori peningkatan kapasitas pendidikan terbaik, PRNA Kab. Lumajang.
7. Kategori PDNA Berdaya, PDNA Bojonegoro.
8. Kategori konten terkreatif dan teraktif, PDNA Kota Kediri.
Sebelum itu, rangkaian milad juga disemarakkan dengan kegiatan departemen sosial PWNA Jatim, yang mengajak untuk bisa gerak serentak oleh seluruh Nasyiatul Aisyiyah di Jawa Timur. Agar bisa mengedukasi masyarakat tentang pencegahan kekerasan perempuan dan anak, baik dengan diskusi ataupun turun ke jalan, pada 23 & 24 Juli 2022. (rhd)
Baca juga:
- Dadan Hindayana Cs Tersangka Korupsi MBG, Diduga Intervensi SPPG hingga Markup Triliunan Rupiah
- Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Alami Kecelakaan Berhasil Dievakuasi
- DPRD Optimalkan Pengawasan Kinerja OPD Kabupaten Malang untuk Masyarakat
- Tingkatkan Keamanan, Babinsa Koramil Blimbing Melaksanakan Komsos Bersama Security Hotel Grand Cakra
- Dadan Hindayana Dikabarkan Dijemput Penyidik Setelah Dicopot dan Kantor BGN Digeledah Kejagung









