Jombang, SERU.co.id – Lapas Jombang sebagai salah satu UPT Pemasyarakatan yang mengalami overkapasitas hampir 4 kali lipat dituntut untuk selalu siap dalam menghadapi gangguan keamanan dan ketertiban baik dari dalam maupun dari luar Lapas.
Hal ini disampaikan oleh Mahendsra Sulaksana, Kepala Lembaga permasyarakatan kelas IIB Jombang ketika dikonfirmasi oleh sejumlah media, Sabtu (30/7/2022).
Untuk mengatasi hal tersebut, lanjut Mahendra, dilaksanakan pelatihan Penanggulangan Huru Hara (PHH) dan pelatihan bela diri praktis bagi seluruh petugas Lapas Jombang. Menggandeng pelatih dari Kodim 0814.
“Petugas Lapas Jombang dibagi menjadi 2 kelompok. 1 kelompok mengikuti Pelatihan Penanggulangan Huru Hara (PHH) dan kelompok lainnya mengikuti Pelatihan Bela Diri Praktis,” katanya
Sementara itu, suasana diarea Lapas tampak pecah dan riuh, ketika petugas melaksanakan simulasi kerusuhan. saat menggunakan pakaian pengendali huru hara, yang dipandu oleh pelatih dari Kodim 0814 tampak sigap dalam menghadapi simulasi tersebut.
Dilain tempat, petugas mendapatkan materi Pelatihan Bela Diri Praktis diantaranya gerakan memukul, menangkis, mengunci dan melepas kuncian.
“Pelatihan Penanggulangan Huru Hara (PHH) dan pelatihan bela diri praktis sangat penting bagi petugas pemasyarakatan. Insya Allah pelatihan ini dapat kita laksanakan secara rutin untuk mengecek kesigapan dan kesiapan kita dalam menanggulangi gangguan keamanan di Lapas Jombang,” tegas Kalapas Jombang, Mahendra Sulaksana. (ful/mzm)
Baca juga:
- Kader Golkar Kota Malang Berduka, Kirim Karangan Bunga Prihatin Atas Meninggalnya Kaderisasi
- Putaran Kedua Proliga 2026, Jakarta Pertamina Enduro Optimis Sapu Bersih di Malang
- Presiden Prabowo Bakal Hadiri Mujahadah Kubro 1 Abad NU, Optimalkan Penataan Stadion Gajayana
- Hotel Tugu Malang Hadirkan UND Peranakan Signature Hampers Sambut Imlek 2577 Kongzili
- Ketua DPRD Kabupaten Malang Mendaftarkan Diri Sebagai Calon Ketua KONI








