Syamsul mengatakan bahwa penyatuan ini memang membutuhkan waktu perenungan yang tidak singkat. Maka, masyarakat harus bijak menanggapinya dengan baik. Tidak ada pilihan lain selain meningkatkan toleransi antar umat beragama.
Di sisi lain, Rektor UMM, Dr Fauzan, MPd menuturkan, jika Idul Adha akan terus seperti ini dan tidak akan berubah. Yang dituntut untuk berubah adalah umat muslim. Salah satunya dengan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
“Mari kita petik banyak pelajaran dari kisah Ibrahim dan Ismail. Yakni tentang pengorbanan yang tidak hanya untuk diri sendiri dan keluarga saja. Tapi juga untuk kepentingan agama, nusa, dan bangsa,” ungkap Dr Fauzan. (bim/ono)
Baca juga:
- Dadan Hindayana Cs Tersangka Korupsi MBG, Diduga Intervensi SPPG hingga Markup Triliunan Rupiah
- Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Alami Kecelakaan Berhasil Dievakuasi
- DPRD Optimalkan Pengawasan Kinerja OPD Kabupaten Malang untuk Masyarakat
- Tingkatkan Keamanan, Babinsa Koramil Blimbing Melaksanakan Komsos Bersama Security Hotel Grand Cakra
- Dadan Hindayana Dikabarkan Dijemput Penyidik Setelah Dicopot dan Kantor BGN Digeledah Kejagung









