Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Muhammadiyah (DPM) Kota Malang, Dr Abdul Haris MA mengatakan, pada situasi yang dihadapi saat ini agar dapat mengambil posisi positifnya. Sebagi suatu hikmah dari wabah PMK tersebut, yaitu dengan lebih menjaga kemanan, kesehatan serta kesejahteraan hewan.
“Ini suatu bentuk ujian, dimana sebelumnya ujian yang diberikan pada manusia kini sekarang ke hewan. Saat ini yang harus dipahami bagaimana menangani dengan hadirnya virus PMK ini. Jangan sampai berkembang terus-menerus,” kata Abdul Haris.
Dengan itu, dirinya berharap semoga wabah tersebut menjadi pelajaran bagi pribadi masing-masing, khususnya di Kota Malang. Dirinya juga berpesan agar saat beribadah tetap satu tujuan, yaitu mengharapkan ridho Sang Pencipta.
“Masyarakat bisa menjadikannya sebagai berkah dan rahmat. Selain itu, agar masyarakat bisa saling menjaga, melakukan ibadah sehat, berpahala, dan mendapatkan ridho Allah SWT,” tutupnya.
Sebagai informasi, untuk penyelenggaraan ibadah Idul Adha sudah diatur melalui surat edaran (SE) Wali Kota. Terdapat juga mengenai hal persyaratan-persyaratan hewan kurban, teknis pemotongan hewan kurban serta penjualan hewan kurban. (bim/mzm)
Baca juga:
- Perselisihan Dua Yayasan di Turen Belum Temukan Titik Terang di RDPU DPRD Kabupaten Malang
- Wujudkan Smart Green Campus, UB Tekankan Lima Aspek Ini
- Kesiapan Mental dan Finansial Jadi Pertimbangan Gen Z Menunda Pernikahan
- KAI Batalkan 38 Perjalanan KA Akibat Banjir, Penumpang Dapat Refund
- Warga Wiyurejo Digegerkan Penemuan Jenazah Petani Tergantung di Gubuk Kebun Apel







