Selain itu, lanjut Mak Rini, Kabupaten Blitar tengah dan akan terus menjadi kabupaten yang layak anak maupun lansia, pada gilirannya layak pemuda. Artinya Pemkab Blitar terus berupaya supaya pemuda di Kabupaten Blitar memiliki ruang untuk mengembangkan bakat kompetensi maupun inovasinya.
“Untuk itu, dalam kesempatan ini, saya mengajak semuanya aktif membekali diri dengan kompetensi untuk menjawab tantangan jaman,” tegasnya. (adv/leh/rhd)
Baca juga:
- Perselisihan Dua Yayasan di Turen Belum Temukan Titik Terang di RDPU DPRD Kabupaten Malang
- Wujudkan Smart Green Campus, UB Tekankan Lima Aspek Ini
- Kesiapan Mental dan Finansial Jadi Pertimbangan Gen Z Menunda Pernikahan
- KAI Batalkan 38 Perjalanan KA Akibat Banjir, Penumpang Dapat Refund
- Warga Wiyurejo Digegerkan Penemuan Jenazah Petani Tergantung di Gubuk Kebun Apel







