Malang SERU.co.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Malang pastikan pasokan daging sapi aman. Meski di tengah pemberlakuan pembatasan aktivitas distribusi hewan keluar maupun ke dalam wilayah Kabupaten Malang.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Agung Purwantoro mengatakan, stok daging sapi aman, meski ada pembatasan distribusi mengantisipasi penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Sejauh ini, stok sapi potong di Kabupaten Malang sekitar 250 ribu ekor dan jumlah sapi perah kurang lebih 40 ribu ekor.
“Kebutuhan daging sapi di Kabupaten Malang sebanyak 900 ton per bulan. Kalau sampai Iduladha, saya kira kebutuhan ini bisa tercukupi dari stok peternak sapi di Kabupaten Malang,” seru Agung Purwantoro, kepada SERU.co.id.

Agung juga menyatakan, sebelum adanya wabah PMK dan dilakukan pembatasan distribusi, ada pasokan sapi dari luar daerah Kabupaten Malang. Seperti Jawa Tengah, Blitar, Kediri, dan Lumajang. Hanya saja tidak banyak, yakni berkisar pada angka 10-20 persen .
“Pembatasan ini kan sifatnya sementara. Tinggal menunggu penanganan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan pada hewan-hewan ternak di Kabupaten Malang. Kalau sudah steril, mungkin aktifitas distribusi akan dibuka kembali,” tandas Agung.
Sebelumnya, Pemkab Malang beserta jajaran TNI-Polri mengambil langkah pembatasan lalu lintas hewan ternak, baik masuk maupun keluar wilayah hukum Kabupaten Malang. Semata demi memutus rantai penyebaran PMK pada hewan ternak.
Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto menjelaskan, saat ini sebanyak 122 hewan ternak khusunya sapi terpapar PMK. Namun bisa ditangani dengan baik, tidak sampai mengalami kematian. Terindentifikasi pada tiga kecamatan di Kabupaten Malang, yakni Wajak, Gondanglegi dan Singosari.
“Langkah itu kita lakukan dengan cara memantau pergerakan distribusi hewan ternak, khususnya di wilayah perbatasan Kabupaten Malang,” ungkap Didik Gatot Subroto, usai pertemuan di ruang Rupatama, Polres Malang, Sabtu (14/5/2022). (ws6/rhd)
Baca juga:
- Bupati Lamongan Resmikan Jalan Plembon–Made, Proyek IJD Rp28,1 Miliar
- 200 Becak Listrik Magnet Wisatawan Kota Malang, Pemkot Tata Tarif dan Sistem Operasional
- Menghidupkan Kembali “De Kleine Zwitserland”, Batu Heritage Walk 2026 Gali Potensi Museum Hidup di Kota Batu
- Harga Emas Cetak Rekor Tertinggi Rp2,7 Juta per Gram, Begini Cara Belinya
- 200 Pengayuh Becak Lansia di Kabupaten Malang Terima Bantuan Becak Listrik







