Bupati Malang Resmikan Monumental Gate ITN Kampus 2

Monumental Gate ITN kampus 2. (rhd)

Malang, SERU – Bupati Malang, Drs HM Sanusi MM, meresmikan Monumental Gate Institut Teknologi Nasional (ITN) Kampus 2, Kamis (17/10/2019) siang. Sanusi mengapresiasi gerbang baru yang fenomenal dan terbaik di kampus yang berada di wilayah Kabupaten Malang.

Bacaan Lainnya

“Gerbang baru hasil karya ITN ini sangat luar biasa. Jika gerbangnya bagus, itu penting, agar bisa menarik perhatian orang untuk masuk. Meski didalamnya belum tentu sebagus gerbangnya. Ini juga menginsipirasi gerbang-gerbang di perbatasan wilayah Kabupaten Malang. Mungkin seperti Lawang itu harus dirombak. Semoga gerbang baru berkonsep milenial ini dapat menjadi ikon ITN Malang,” seru Sanusi.

Penekanan tombol peresmian. (rhd)

Filosofi Monumental Gate ITN, lanjut Sanusi, dapat menjadi simbol perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi, pilar-pilar nasional, dan menggambarkan konsep pendidikan dinamis. “Ini sesuai visi dan misi ITN Malang. Seperti 4 pondasi itu menggambarkan era Industri 4.0. Masih luas area kampus ITN yang bisa dibangun beragam infrastruktur lainnya,” ungkap mantan Wakil Bupati ini.

Bupati mengatakan, beberapa kampus di Kota Malang memulai mengembangkan area kampusnya di wilayah Kabupaten Malang. Seperti UB, UIN Malang, Unisma, dan beberapa kampus lainnya. “Area di Kota Malang memang sudah padat dengan lingkungan pemukiman. Solusinya ya di wilayah Kabupaten yang masih terbuka luas. Ini sekaligus mengurangi kemacetan yang terpusat di perkotaan,” tandas Sanusi.

Sementara itu, Rektor ITN Malang, Dr Ir Kustamar, MT, mengatakan, dengan diresmikannya ikon ITN Malang ini juga dapat mendorong untuk pembangunan sarana dan prasarana di kampus dan sekitarnya. “Semoga ini juga bisa memancing para investor untuk berinvestasi di kawasan sekitar kampus, sehingga diharapkan akan terjadi peningkatan ekonomi di masyarakat disekitarnya,” terangnya.

Meninjau gedung monumen. (rhd)

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah 7 Provinsi Jawa Timur, Prof Dr Ir Soeprapto, DEA, mengapresiasi peresmian ikon ITN yang baru sebagaimana menggambarkan ikon Perguruan Tinggi yang berbasis teknologi. Sehingga potensi pengembangan wilayah di sekitar kampus menjadi lebih cepat, seperti kost, kuliner, dan lainnya. “Tidak lama, sebentar lagi akan berkembang seperti di perkotaan. Apalagi dekat akses jalan tol,” terangnya.

Ikonik Monumental Gate ITN kampus 2 memiliki filosofi desain yang tertuang di dalam wujud layar segitiga ditopang oleh empat pondasi. Yang menggambarkan sesuatu yang dinamis dimana akan terus berkembang sesuai perubahan zaman dan perkembangan revolusi industri 4.0. Segitiga merupakan wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Empat pondasi menggambarkan empat pilar kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI. (rhd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *