Malang, SERU.co.id – Babinsa Kebonsari menggelar pembinaan terkait suku, agama, ras dan antargolongan (SARA). Hal ini bertujuan untuk menjaga harmoni di tengah keberagaman warga binaannya.
Babinsa Kelurahan Kebonsari Koramil 0833-04/Sukun, Peltu Yoto mengungkapkan, pembinaan SARA merupakan upaya memperkuat persatuan dan menjaga kondusivitas wilayah. Ini menjadi bagian dari langkah preventif untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga toleransi di tengah keberagaman.
“Perbedaan latar belakang SARA merupakan kekayaan bangsa yang harus dijaga dengan sikap saling menghormati dan menghargai. Kerukunan yang selama ini terbangun di lingkungan masyarakat perlu terus dipelihara, sehingga tidak mudah terprovokasi,” seru Peltu Yono, Sabtu (6/6/2026).
Selain itu, ia mengajak warga untuk lebih bijak dalam menyaring informasi yang beredar, terutama dari media sosial. Komunikasi dan musyawarah menjadi kunci dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul di lingkungan masyarakat.
“Keamanan dan ketertiban wilayah tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat. Tapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat untuk menjaga hubungan yang harmonis,” tegasnya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana akrab dan interaktif. Warga diberikan kesempatan menyampaikan pendapat serta berbagi pandangan mengenai pentingnya toleransi, kebersamaan dan semangat gotong royong.
“Melalui pembinaan SARA, diharapkan kesadaran masyarakat dalam menjaga persatuan semakin meningkat. Sehingga, lingkungan Kelurahan Kebonsari tetap aman, damai dan kondusif,” tandasnya. (bas/mzm)









