Anam menyebut, problem keuangan sering terjadi pada penyelenggara ad hoc. Jangan sampai hanya Pemilu yang sukses namun penyelenggaraan keuangannya tidak sukses. Dengan pengelolaan keuangan yang baik, proses demokrasi di Kota Batu bisa berjalan dengan baik pula.
“Hati-hati dalam penggunaan keuangan negara. Sepeserpun harus bisa dipertanggungjawabkan,” pungkasnya. (dik/mzm)
Baca juga:
- Perselisihan Dua Yayasan di Turen Belum Temukan Titik Terang di RDPU DPRD Kabupaten Malang
- Wujudkan Smart Green Campus, UB Tekankan Lima Aspek Ini
- Kesiapan Mental dan Finansial Jadi Pertimbangan Gen Z Menunda Pernikahan
- KAI Batalkan 38 Perjalanan KA Akibat Banjir, Penumpang Dapat Refund
- Warga Wiyurejo Digegerkan Penemuan Jenazah Petani Tergantung di Gubuk Kebun Apel







