Suasana Duka Masih Selimuti Perayaan Natal Korban Tragedi Kanjuruhan

Vincensius dan anak ke-2 nya tengah berziarah ke makam anak bungsunya. (ist) - Suasana Duka Masih Selimuti Perayaan Natal Korban Tragedi Kanjuruhan
Vincensius dan anak ke-2 nya tengah berziarah ke makam anak bungsunya. (ist)

Malang, SERU.co.id – Di perayaan Natal 2022, keluarga Vincensius Sari, warga Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang masih diselimuti duka yang mendalam, pasalnya putra sulung mereka Yohanes Revano Prasetyo. Meninggalkan keluarga tersebut selama-lamanya dalam insiden Kanjuruhan, (01/10/2022) lalu.

Vincensius mengatakan, dirinya dan anggota keluarga lainnya masih sangat merasa sedih apalagi di perayaan kebahagiaan ini.

Baca Juga

“Saya sudah tidak bisa membayangkan lagi, saya masih sedih apabila teringat anak saya telah tiada,” seru Vincensius.

Dirinya mengatakan, untuk saat ini mereka hanya bisa mengenang memori indah bersama Yohanes Revano, semasa dirinya masih hidup. Ayah dari tiga orang anak tersebut menyebut, putranya itu sangat menyukai olahraga sepak bola.

“Revano ini anak pertama, anak kedua kelas V, yang bungsu masih kecil, anak saya semuanya cowok. Kalau anak saya yang Revano ini sejak umur tiga tahun sudah sering saya ajak nonton Arema di Stadion Kanjuruhan,” jelasnya.

Sejak Revano duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), dirinya sudah mengikutkan putranya itu dalam Sekolah Sepak Bola (SSB). Semenjak itu, mendiang Revano mulai mencintai sepak bola, terutama saat menyaksikan pertandingan club kebanggaan warga Malang, Arema FC dirinya tak pernah absen.

“Mulai kelas IV SD ikut SSB. Posisi bermainnya berpindah-pindah, terakhir bermain sebagai center back. Biasanya latihannya di Kepanjen. Termasuk dengan Stadion Kanjuruhan dia sangat familiar, almarhum juga sering bermain di sana,” ulasnya.

 

Berita Terkait