Perjuangan tersebut dapat diwujudkan dengan sumbangsih pemikiran dan karya nyata. Dirinya juga mengajak kepada seluruh elemen masyarakat, agar dijadikan sebagai momen untuk saling menghargai satu sama lain.
“Sebesar apapun tantangan yang akan kita hadapi, tetap dengan tangan terkepal dan dada yang menggelora. Karena inilah tantangan yang sesungguhnya bagi pejuang muda untuk merajut kesejahteraan di masa yang akan datang. Dengan semangat pulih lebih cepat bangkit lebih kuat, maka kita akan bisa,” pungkasnya.
Tidak hanya semangat Peringatan Hari Pahlawan yang digelorakan di Balai Kota Malang. Tepat di tanggal 10 November ini, juga merupakan momen 40 hari dari Tragedi Kanjuruhan. Dengan itu Wali Kota Malang juga mengajak untuk memanjatkan doa sejenak para peserta upacara tersebut. (bim/mzm)
Baca juga:
- Kesiapan Mental dan Finansial Jadi Pertimbangan Gen Z Menunda Pernikahan
- KAI Batalkan 38 Perjalanan KA Akibat Banjir, Penumpang Dapat Refund
- Warga Wiyurejo Digegerkan Penemuan Jenazah Petani Tergantung di Gubuk Kebun Apel
- Tawuran Suporter Pelajar SMP Negeri Kota dan Kabupaten Malang Akibatkan Tujuh Orang Luka
- Ketua Persit Kodim 0833 Dampingi Waka Yayasan Kartika Jaya ke SMK Kartika IV-1 Malang







