“Bulan Oktober ini di kelompok komponen makanan mengalami deflasi yang lebih dalam apabila dibandingkan pada bulan sebelumnya,” pungkasnya.
Sebagai informasi, dari delapan Kota lainnya, deflasi tertinggi dialami oleh Kota Kediri yaitu sebesar 0,21 persen dan Sumenep 0,15 persen disusul Kota Malang sebesar 0,11 persen.
Artinya, inflasi di Kota Malang kini mulai dapat dikendalikan. Dan hal tersebut tidak lepas dari penurunan harga komoditas yang cukup tajam, seperti cabai rawit dan komoditas lainnya. (bim/mzm)
Baca juga:
- Perselisihan Dua Yayasan di Turen Belum Temukan Titik Terang di RDPU DPRD Kabupaten Malang
- Wujudkan Smart Green Campus, UB Tekankan Lima Aspek Ini
- Kesiapan Mental dan Finansial Jadi Pertimbangan Gen Z Menunda Pernikahan
- KAI Batalkan 38 Perjalanan KA Akibat Banjir, Penumpang Dapat Refund
- Warga Wiyurejo Digegerkan Penemuan Jenazah Petani Tergantung di Gubuk Kebun Apel







