Malang, SERU.co.id – Sesjen Wantannas, Lasdya TNI Dr Ir Harjo Susmoro, SSos SH MH MTrOpsla, mendorong mahasiswa baru (Maba) Polinema mendorong menjadi generasi unggul. Melalui Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara bertemakan ‘Menyiapkan Generasi Unggul Masa Depan Bangsa Demi Meningkatkan Ketahanan Nasional di Era Revolusi Industri.’
Diikuti sekitar 3.300 mahasiswa baru (maba) Politeknik Negeri Malang (Polinema) angkatan 2022 mengikuti Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara, baik offline maupun online. Maba Polinema dari kampus utama mengikuti secara offline, sementara Maba dari PSDKU Kediri, PSDKU Lumajang dan PSDKU Pamekasan mengikuti secara online.
“Tugas bela negara bukan hanya tugas TNI-Polri, tetapi tugas kita semua, termasuk Anda sebagai agen perubahan dan pelopor. Membela negara tidak harus dalam keadaan perang, tapi bisa dengan cara lain. Contohnya belajar dengan rajin, hidup bertoleransi dengan menjaga persatuan dan kesatuan, dan lainnya,” seru Sesjen Wantannas, Lasdya TNI Dr Ir Harjo Susmoro, SSos SH MH MTrOpsla, kepada Maba Polinema di Graha Polinema, Senin (3/10/2022).
- Harga Emas Cetak Rekor Tertinggi Rp2,7 Juta per Gram, Begini Cara Belinya
- 200 Pengayuh Becak Lansia di Kabupaten Malang Terima Bantuan Becak Listrik
- Babinsa Arjosari Bantu Warga Pembersihan dan Pengecatan Masjid Fathurrohman
- Babinsa Oro-oro Dowo Sigap Bantu Evakuasi Pohon Tumbang di Jalan Panggung
- Bupati Pati dan Wali Kota Madiun Terjaring OTT KPK, Diduga Jual Jabatan hingga Kamuflase CSR
Disebutkannya, peran akademisi dalam turut serta mewujudkan keamanan nasional, dengan terselenggaranya Tri Dharma Perguruan Tinggi. Melalui pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, hakikat membangun generasi unggul, yakni membangun generasi Pancasilais sejati dan membangun generasi robbani. Generasi unggul senantiasa menjaga kesehatan hatinya, memperbaiki keadaan amalnya dan menjaga hubungan dengan Tuhannya.
“Allah SWT telah menciptakan manusia unggul sejak dia lahir, jadi tinggal bagaimana kita menjaga diri sebagai manusia unggul itu. Sebagai WNI, bagaimana menerapkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, sementara sebagai mahasiswa bagaimana menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” beber Harjo Susmoro.
Sebagai mahasiswa, lanjut Susmoro, nantinya bagaimana ilmu yang diperoleh bermanfaat bagi masyarakat. Karena sebaik-baiknya manusia adalah yang memberikan manfaat kepada sesamanya.

“Kami melihat semangat luar biasa dari diri Maba. Semoga nanti dirinya dapat memberikan manfaat melalui keilmuannya,” tandasnya.







