“Paska adanya penetapan penyesuaian harga BBM tadi siang, terpantau tidak ada kondisi panic buying. Semuanya normal, kalau pun ada antrian pengisian BBM di beberapa SPBU,mengingat akhir pekan. Kondisi lalulintas memang terjadi peningkatan kendaraan dari luar kota yang masuk di wilayah Kota Malang,” imbuhnya.
Untuk itu, Kapolresta Malang Kota menghimbau bagi para masyarakat tetap tenang, kemudian jangan terpancing isu-isu negatif maupun berita hoax dari sumber yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.
Pihaknya menggandeng TNI, dan beberapa stakeholder dan berbagai elemen akan selalu berupaya terus bekerjasama dan berkolaborasi dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kota Malang, paska penetapan harga BBM.
Diketahui, kenaikan BBM tersebut meliputi pertalite, dari yang sebelumnya Rp7.600 per liter, menjadi Rp10.000 per liter. Solar subsidi dari Rp5.150 per liter, menjadi Rp 6.800 per liter. Kemudian Pertamax, dari Rp12.500 per liter menjadi Rp14.500 per liter. (ws6/ono)
Baca juga:
- Keluarga Korban Apresiasi Kinerja Polsek Lenteng Usai Penetapan Tersangka pada Pelaku Penganiayaan
- Dadan Hindayana Cs Tersangka Korupsi MBG, Diduga Intervensi SPPG hingga Markup Triliunan Rupiah
- Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Alami Kecelakaan Berhasil Dievakuasi
- DPRD Optimalkan Pengawasan Kinerja OPD Kabupaten Malang untuk Masyarakat
- Tingkatkan Keamanan, Babinsa Koramil Blimbing Melaksanakan Komsos Bersama Security Hotel Grand Cakra









