Dengan kondisi saat ini menunjukkan bahwa minat masyarakat masih tinggi untuk beribadah ke tanah suci. Setelah ada kebijakan pembukaan kembali ibadah ke Tanah Suci, kunjungan ke kantor Kemenag Batu justru lebih ramai. Bila dalam sehari biasanya hanya 1 sampai 2 pengunjung, sejak adanya kabar gembira itu, bisa rata-rata 5 sampai 7 kunjungan perharinya.
“Alhamdulillah setelah dua tahun terkepung dan terisolasi, di tahun 2022 ternyata ada kabar gembira keberangkatan tersebut. Semoga keadaan terus membaik dan kuota yang dibuka oleh Pemerintah Arab Saudi lebih banyak lagi,” pungkasnya. (dik/mzm)
Baca juga:
- Perselisihan Dua Yayasan di Turen Belum Temukan Titik Terang di RDPU DPRD Kabupaten Malang
- Wujudkan Smart Green Campus, UB Tekankan Lima Aspek Ini
- Kesiapan Mental dan Finansial Jadi Pertimbangan Gen Z Menunda Pernikahan
- KAI Batalkan 38 Perjalanan KA Akibat Banjir, Penumpang Dapat Refund
- Warga Wiyurejo Digegerkan Penemuan Jenazah Petani Tergantung di Gubuk Kebun Apel







