Diakhiri wawancara, Arief juga menyebutkan, BTM tidak hanya sebagai Mall Pelayanan Pariwisata saja, namun dijadikan tempat pengembangan diri ekonomi kreatif Kota Batu. Ia berharap nantinya upaya ini menjadi sebuah keberhasilan pembangunan ekonomi kreatif yang manpu mensejahterakan masyarakat dan mendatangkan lapangan pekerjaan.
“Harapan kami teman-teman wartawan juga terlibat disini, karena ini milik kita semua, milik Kota Batu. Kita mulai dari yang kecil ini,” pungkasnya. (dik/mzm)
Baca juga:
- Perselisihan Dua Yayasan di Turen Belum Temukan Titik Terang di RDPU DPRD Kabupaten Malang
- Wujudkan Smart Green Campus, UB Tekankan Lima Aspek Ini
- Kesiapan Mental dan Finansial Jadi Pertimbangan Gen Z Menunda Pernikahan
- KAI Batalkan 38 Perjalanan KA Akibat Banjir, Penumpang Dapat Refund
- Warga Wiyurejo Digegerkan Penemuan Jenazah Petani Tergantung di Gubuk Kebun Apel







