Jakarta, SERU.co.id – Rusia menyepakati gencatan senjata di dua kota di Ukraina, Mariupol dan Volnovakha. Keputusan tersebut disepakati untuk membuka jalur evakuasi bagi warga sipil yang akan mengungsi ke wilayah yang aman.
“Hari ini, 5 Maret, mulai pukul 10 pagi waktu Moskow, pihak Rusia mengumumkan gencatan senjata dan membuka koridor kemanusiaan untuk keluarnya warga sipil dari Mariupol dan Volnovakha,” dalam rilis yang disampaikan Kementerian Pertahanan Rusia, Sabtu (5/3/2022).
“Koridor kemanusiaan dan rute evakuasi sudah disepakati dengan Ukraina,” dalam sambungan keterangan tersebut.
Penasihat Kepala Kantor Presiden Ukraina Mykhailo Podoliak juga menyatakan hal serupa. Ia mengatakan, koridor evakuasi di dua kota itu telah disiapkan.
“Di Mariupol dan Volnovakha, koridor evakuasi kemanusiaan sedang disiapkan. Para pihak untuk sementara melakukan gencatan senjata di area koridor,” tulisnya di akun Twitter.
Mariupol merupakan kotak di Laut Aziv dengan penduduk sekitar 450 ribu orang. Kota ini memiliki letak yang strategis dengan pelabuhan yang memungkinkan akses maritim. Sedangkan, kota Volnovakha mempunyai penduduk sekitar 20 ribu orang. Letak kota ini berada di dekat bekas garis depan Ukraina dengan separatis yang didukung Rusia.
Rusia telah melakukan operasi militer sejak 24 Februari lalu. Kedua negara telah mengadakan pembicaraan pada Kamis (3/3/2022) lalu. Namun, menurut negosiator dari Ukraina, pembicaraan itu tidak menghasilkan keputusan yang dibutuhkan negaranya.
Kendati demikian, kedua negara sepakat untuk mengevakuasi warga sipil. Rencananya, pembicaraan akan kembali dilakukan pada Jumat ini. (hma/rhd)
Baca juga:
- Perselisihan Dua Yayasan di Turen Belum Temukan Titik Terang di RDPU DPRD Kabupaten Malang
- Wujudkan Smart Green Campus, UB Tekankan Lima Aspek Ini
- Kesiapan Mental dan Finansial Jadi Pertimbangan Gen Z Menunda Pernikahan
- KAI Batalkan 38 Perjalanan KA Akibat Banjir, Penumpang Dapat Refund
- Warga Wiyurejo Digegerkan Penemuan Jenazah Petani Tergantung di Gubuk Kebun Apel







