Jakarta, SERU.co.id – Kelompok radikal ISIS kembali melakukan serangan bom bunuh diri di sebuah masjid Syiah di kawasan Kunduz, Afghanistan, Jumat (8/10/2021). PBB untuk Afghanistan melaporkan terdapat 100 orang tewas akibat serangan itu.
“Informasi awal mengindikasikan lebih dari 100 orang tewas dan luka akibat bom bunuh diri di dalam masjid,” dalam pernyataan misi PBB, dikutip dari CNN.
Namun, informasi yang berbeda disampaikan Taliban, yang menyebut hanya sebanyak 46 orang tewas dan 143 lainnya terluka. Bom bunuh diri meledak saat salat Jumat sedang berlangsung.
ISIS yang mengaku bertanggung jawab atas serangan bom menyampaikan pernyataan resminya. Lewat saluran Telegram, ISIS menyebut, pelaku bom diri merupakan etnis Uighur yang meledakkan diri dengan rompi peledak. ISIS juga mengatakan, kelompok Uighur sebagai kelompok minoritas yang ‘Taliban telah bersumpah untuk mengusirnya’ dari Afghanistan.
Kelompok ISIS memang sedang gencar melakukan aksi teror di Afghanistan. Mereka kerap menargetkan kelompok Syiah di Afghanistan.
Kepala keamanan Taliban wilayah Kunduz Mulawi Dost Muhammad menyatakan, pelaku teror menargetkan terjadinya perselisihan antara Syiah dan Sunni di Afghanistan. Kendati demikian, ia menjamin keamanan kelompok Syiah.
“Kami memastikan saudara-saudara Syiah kami bahwa di masa mendatang, kami akan memberikan keamanan bagi mereka dan bahwa masalah semacam itu tidak akan terjadi pada mereka,” tegas Mulawi. (hma/rhd)
Baca juga:
- Pengelolaan Velodrome Terganjal Status Aset, DPRD Desak Pemkot Malang dan Pemprov Jatim Tuntaskan Persoalan
- Kandang Ayam Kapasitas 20 Ribu Ekor Terbakar di Boyolali, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta
- Perizinan Hotel Aston Belum Lengkap, DPRD Kota Malang Kaji Operasional Hotel
- Semarak HUT ke-80 Bhayangkara, Polres Blitar Kota Gelar Donor Darah untuk Kemanusiaan
- Dorong Regulasi Pemajuan Kebudayaan, DKKB Desak DPRD Kota Batu Jadikan Seni-Tradisi Investasi Peradaban









