Ratusan Nakes dan 53 Ambulans Siaga Nonstop Selama Mujahadah Kubro 1 Abad NU

Ratusan Nakes dan 53 Ambulans Siaga Nonstop Selama Mujahadah Kubro 1 Abad NU
Kepala Dinkes Kota Malang menjelaskan pengamanan kesehatan Mujahadah Kubro 1 Abad NU. (bas)

Malang, SERU.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang menyediakan layanan bagi jemaah Mujahadah Kubro Harlah 1 Abad NU. Ratusan tenaga kesehatan (nakes) dan puluhan unit ambulans disiagakan nonstop selama acara berlangsung.

Kepala Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif MM mengungkapkan, pengamanan kesehatan dilakukan secara terpadu. Pengamanan ini melibatkan wilayah Malang Raya, yakni Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu.

Bacaan Lainnya

“Untuk Kota Malang sendiri kami menyiapkan sekitar 33 unit ambulans dan 345 tenaga kesehatan. Dari Kabupaten Malang terdaftar 15 ambulans dengan 180 tenaga kesehatan, sedangkan dari Kota Batu ada 5 ambulans dan 60 tenaga kesehatan,” seru Husnul, Sabtu (7/2/2026).

Seluruh tenaga kesehatan tersebut akan ditempatkan di titik-titik yang telah ditentukan berdasarkan arahan PWNU Jawa Timur. Salah satunya berada di 27 lokasi transit jamaah

“Masing-masing titik dilengkapi satu tim kesehatan dan satu ambulans. Setiap tim kesehatan berjumlah tiga orang, terdiri dari satu dokter, satu paramedis dan satu pengemudi ambulans,” terangnya.

Selain di lokasi transit, pengamanan kesehatan juga dipusatkan di dalam Stadion Gajayana. Sebanyak lima tim kesehatan disiagakan di area stadion dan diperkuat dengan fasilitas mini ICU yang ditempatkan di ruang ganti A dan B.

“Mini ICU tersebut ?? didukung oleh sejumlah rumah sakit rujukan. Antara lain RS Saiful Anwar (RSSA), RST Soepraoen, dan RS Bhayangkara Kota Batu,” ungkapnya.

Untuk mendukung layanan kesehatan di luar stadion, Dinkes juga mengerahkan tenaga kesehatan yang telah berjaga di pos masing-masing. Dukungan tambahan datang dari Asosiasi Rumah Sakit NU (ARSNU) Jawa Timur.

“ARSNU menurunkan 22 tim kesehatan untuk membackup kegiatan di Stadion Gajayana. Seluruh tenaga kesehatan akan siaga mulai Sabtu (7/2/2026) pukul 12.00 WIB hingga Minggu (8/2/2026) pukul 16.00 WIB,” jelasnya.

Selain pos statis, Dinkes Kota Malang juga menyiapkan petugas kesehatan mobile. Sebanyak enam unit kendaraan roda dua disiagakan untuk menjangkau area yang tidak dapat dilalui ambulans roda empat.

“Tim mobile juga akan beroperasi di dalam Stadion Gajayana, didukung langsung oleh tim mini ICU. Harapan kami, acara dapat berjalan dengan lancar,” tandasnya. (bas/rhd)

 

 

disclaimer

Pos terkait

iklan lowongan marketing seru.co.id