Menurutnya, sebagai prajurit profesional, kita harus mampu beradaptasi dengan perkembangan lingkungan yang dinamis. Serta terus menjaga dan meningkatkan kemampuan kemiliteran modern.
“Sebab itu, momentum peringatan Hari Juang TNI AD hendaknya dimanfaatkan untuk refleksi. Dan selanjutnya menatap lurus ke depan, guna memantapkan langkah bersama untuk mewujudkan TNI AD yang kuat, tangguh, adaptif, modern dan profesional. Dimana ditakuti lawan, disegani kawan dan dicintai rakyat,” pungkasnya.
Sebagai informasi, susunan pasukan yakni 1 SST Pamen, 1 SST Kelompok Korsik, 1 SSK gabungan Pama, Kowad dan PM, 2 SSK Kelompok Ba/Ta, 1 SSK Kelompok Bersenjata, 1 SSK Kelompok PNS dan, 1 SSR Kelompok Pataka. (rhd)
Baca juga:
- Perselisihan Dua Yayasan di Turen Belum Temukan Titik Terang di RDPU DPRD Kabupaten Malang
- Wujudkan Smart Green Campus, UB Tekankan Lima Aspek Ini
- Kesiapan Mental dan Finansial Jadi Pertimbangan Gen Z Menunda Pernikahan
- KAI Batalkan 38 Perjalanan KA Akibat Banjir, Penumpang Dapat Refund
- Warga Wiyurejo Digegerkan Penemuan Jenazah Petani Tergantung di Gubuk Kebun Apel







