Selanjutnya Prof Dr Dra Sumiati MSi CFP mengangkat tema “IMIFS: Integrasi Modal Intelektual, Modal Fisik, dan Modal Sosial dalam Meningkatkan Kecepatan Inovasi Dan Kinerja Berkelanjutan.”
“IMIFS merupakan modal intelektual yang dikelola optimal mampu menangkap peluang investasi strategis. Serta mendorong kecepatan inovasi dan meningkatkan kinerja berkelanjutan perusahaan,” ungkap Profesor bidang Ilmu Manajemen Keuangan.
Sumiati menjelaskan, untuk melaksanakan model IMIFS perusahaan seyogyanya melakukan empat langkah. Pertama, peningkatan kualitas modal intelektual terutama manajemen Human Capital atau modal manusia. Kedua, modal intelektual harus memiliki kecerdasan menyaring informasi, menangkap peluang investasi, serta kecepatan inovasi. Sehingga pentingnya peran Knowledge Management.

Ketiga, perusahaan mengembangkan tiga unsur utama dalam modal sosial yaitu kepercayaan (Trust), hubungan timbal balik (Reciprocal), dan interaksi sosial (Interaction).
“Terakhir, perusahaan senantiasa menjaga keseimbangan kinerja dengan aspek ekonomi, sosial dan lingkungan,” bebernya. (rhd)
Baca juga:
- Perselisihan Dua Yayasan di Turen Belum Temukan Titik Terang di RDPU DPRD Kabupaten Malang
- Wujudkan Smart Green Campus, UB Tekankan Lima Aspek Ini
- Kesiapan Mental dan Finansial Jadi Pertimbangan Gen Z Menunda Pernikahan
- KAI Batalkan 38 Perjalanan KA Akibat Banjir, Penumpang Dapat Refund
- Warga Wiyurejo Digegerkan Penemuan Jenazah Petani Tergantung di Gubuk Kebun Apel







