“Yang utama adalah gemar menabung, yang sejak dulu itu sudah digencarkan. Kemudian sekarang dipancing oleh Bank Jatim dan sosialisasi oleh OJK, harapannya anak-anak kita mereka akan kembali lagi gemar menabung dengan lebih aman,” kata Suwarjana.
Dengan menabung di Perbankan langsung, tentu jaminan kemanan sudah tidak diragukan lagi. Dirinya juga berharap, kedepan pihak OJK dan juga Perbankan agar dapat menyasar sekolah-sekolah swasta di Kota Malang. Hal ini bertujuan untuk pemerataan terkait edukasi keungan bagi generasi muda di lingkungan sekolah.
“Kemudian para adik-adik tidak usah perlu capek-capek ke bank, teman-teman dari perbankan sudah jemput bola di sini. Ini adalah pembelajaran yang sangat luar biasa, harapannya dari kami, tidak hanya sekolah ini tetapi juga sekolah yang lain, termasuk sekolah swasta,” pungkasnya. (bim/mzm)
Baca juga:
- Perselisihan Dua Yayasan di Turen Belum Temukan Titik Terang di RDPU DPRD Kabupaten Malang
- Wujudkan Smart Green Campus, UB Tekankan Lima Aspek Ini
- Kesiapan Mental dan Finansial Jadi Pertimbangan Gen Z Menunda Pernikahan
- KAI Batalkan 38 Perjalanan KA Akibat Banjir, Penumpang Dapat Refund
- Warga Wiyurejo Digegerkan Penemuan Jenazah Petani Tergantung di Gubuk Kebun Apel







