Sinergitas 3 Kepala Daerah Perkuat Pariwisata Malang Raya

Kota Malang, SERU

Sinergitas tiga kepala daerah Malang Raya, Walikota Malang, H Sutiaji, Walikota Batu, Hj. Dewanti Rumpoko, dan Bupati Malang, H. Sanusi, beserta pihak swasta, akademisi dan media, berdiskusi di bidang pariwisata dan kebudayaan dalam Brawijaya Tourism Forum, di Aula Gedung A Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA UB) Malang, Kamis (12/9/2019).

Bacaan Lainnya
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak. (ist)

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menaruh harapan besar terhadap pembangunan dan kemajuan pariwisata di Jawa Timur, termasuk di wilayah Malang Raya. “Salah satu yang menjadi perhatian kami adalah wilayah Bromo Tengger Semeru (BTS) yang tak lepas dari wilayah Malang Raya. Terutama akses masuk melalui kawasan Malang yaitu di Gubuk Klakah,” seru Wagub Emil.

Menurutnya, wilayah Bromo Tengger Semeru harus menjadi ikon yang terus menjadi jujugan wisatawan. Bukan saja wisatawan mancanegara, namun juga wisatawan nusantara. “Harus ada spot-spot baru atau pertunjukan yang bersifat atraksi agar dapat menarik minat wisatawan,” tambahnya.

Ramah tamah para pimpinan daerah. (ist)

Mantan Bupati Trenggalek ini menyampaikan, wilayah Malang Raya harus dapat bersinergi dan menyamakan persepsi untuk memajukan pariwisata di wilayah ini. “Seluruh usulan yang telah disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan selalu menjadi perhatian dan fokus kami. Kota Batu dengan pariwisata agropolitannya, Kota Malang dengan pariwisata UMKM kreatif dan wisata heritagenya, serta Kabupaten Malang dengan pariwisata Pantai Selatannya” tutur suami artis cantik Arumi Bachsin ini.

Senada, Walikota Sutiaji juga mendukung pernyataan dari Wagub Emil. Sutiaji mengatakan, Kota Malang akan terus berupaya untuk berjalan bersama-sama dengan Kota Batu dan Kabupaten Malang dalam rangka pengembangan dunia pariwisata. “Beberapa gagasan yang telah kami sampaikan kepada Wagub Emil Dardak akan terus kami perjuangkan. Utamanya terkait pemindahan aset Taman Krida Budaya Jawa Timur menjadi dibawah pengelolaan Pemkot Malang. Sehingga lokasi tersebut dapat kita maksimalkan pemanfaatannya menjadi pusat UMKM dan Seni Budaya di Kota Malang,” tandas pria nomor satu di jajaran Pemkot Malang ini. (rhd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *