Miras Mudah Dibeli di Online, Ketua Komisi A: Pemerintah Jangan Cuma Fokus Razia RHU Saja

Miras Mudah Dibeli di Online, Ketua Komisi A: Pemerintah Jangan Cuma Fokus Razia RHU Saja
Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya Yona Bagus Widyanto. (foto;ist)

Surabaya, SERU.co.id – Penjualan minuman beralkohol (mihol) melalui aplikasi online kini semakin marak di Kota Surabaya. Hal ini menjadi sorotan Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyanto.

Politisi Gerindra ini mengungkapkan kekhawatirannya bahwa akses mudah ini memicu penyalahgunaan. Terutama oleh remaja yang memanfaatkan akun orang lain yang sudah berumur 21 tahun.

Bacaan Lainnya

“Mereka hanya perlu pinjam akun teman yang sudah cukup umur, lalu tinggal klik, minuman keras sudah ada di depan pintu,” kata Yona Bagus Widyanto, Kamis (14/11/2024).

Yona menekankan bahwa perhatian pemerintah seharusnya tidak hanya berfokus pada razia dan pengawasan di RHU saja. Namun, dia mengingatkan bahwa pemerintah perlu segera mengantisipasi penjualan mihol di luar RHU.

“Kita harus objektif, penjualan melalui aplikasi dan media sosial seperti WhatsApp ini jauh lebih berbahaya karena sulit diawasi,” tegas Yona.

Yona juga menyebutkan, bahwa penjualan mihol melalui aplikasi online dapat menjadi salah satu faktor penyumbang meningkatnya kriminalitas di Surabaya.

“Penjualan mihol secara online ini berdampak luas, dan dapat menjadi salah satu faktor meningkatnya kriminalitas di Surabaya,” tegas Yona.

Menurutnya, perlu ada regulasi ketat yang mengatur bagaimana aplikasi makanan dan minuman beroperasi agar tidak memberi ruang bagi penjualan mihol.

Jika tidak segera diatasi, ia khawatir masalah ini akan terus berkembang dan memengaruhi keamanan serta kenyamanan masyarakat di Surabaya.

“Penjualan mihol yang tak terkendali melalui aplikasi ini sangat mengkhawatirkan. Jangan sampai kita terfokus pada RHU, sementara ancaman lebih besar justru datang dari media daring dan aplikasi,” pungkas Yona. (iki/ono)

disclaimer

Pos terkait