Di kesempatan yang sama, Rektor Universitas Negeri Malang, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd juga mengatakan, melalui kemitraan ini dapat menjadi suatu kesinambungan. Yaitu komitmen antara Pemerintahan Daerah dan Perguruan Tinggi dalam hal pembangunan di Kota Malang.
“Kami berharap ilmu yang dimiliki oleh warga Universitas Negeri Malang dapat kita manfaatkan di Kota Malang, Malang Raya dan Indonesia,” katanya.
Prof Hariyono juga berharap, kegiatan semacam ini agar dapat dilaksanakan secara continuitas. Sehingga tradisi-tradisi akademik menjadi suatu keharusan bagi ASN di Pemkot Malang.
“Kalau cerdas cermat ini dijadikan tradisi, kami sangat senang. Karena saya yakin seseorang jadi Camat atau Lurah kalau dia tidak cerdas dan cermat,” sambungnya. (bim/mzm)
Baca juga:
- Perselisihan Dua Yayasan di Turen Belum Temukan Titik Terang di RDPU DPRD Kabupaten Malang
- Wujudkan Smart Green Campus, UB Tekankan Lima Aspek Ini
- Kesiapan Mental dan Finansial Jadi Pertimbangan Gen Z Menunda Pernikahan
- KAI Batalkan 38 Perjalanan KA Akibat Banjir, Penumpang Dapat Refund
- Warga Wiyurejo Digegerkan Penemuan Jenazah Petani Tergantung di Gubuk Kebun Apel







