Diakui juga olehnya, kegiatan Safari Pesantren tidak hanya dilakukan sekali saja. Namun akan terus digelar di sejumlah pesantren yang ada di Kota Malang. Ia juga bertukar cerita dalam majelis tersebut, bagaimana indahnya mengenyam ilmu selama di Penjara Suci dulu.
Sementara itu, Pengurus Pesantren Darutta’lim Wadda’wah, Ustad Ismail mengaku, sangat bahagia karena dihadiri oleh Wali Kota Malang. Hal ini merupakan suatu kehormatan bagi pondok pesantren Darutta’lim Wadda’wah, bisa dikunjungi oleh orang nomor satu di Kota Malang.
“Pondok adalah tempat mulia, tentu sangat membahagiakan dengan kehadiran orang-orang yang mulia. Terima kasih pak wali hadir di tempat ini,” kata Ismail. (bim/rhd)
Baca juga:
- Keluarga Korban Apresiasi Kinerja Polsek Lenteng Usai Penetapan Tersangka pada Pelaku Penganiayaan
- Dadan Hindayana Cs Tersangka Korupsi MBG, Diduga Intervensi SPPG hingga Markup Triliunan Rupiah
- Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Alami Kecelakaan Berhasil Dievakuasi
- DPRD Optimalkan Pengawasan Kinerja OPD Kabupaten Malang untuk Masyarakat
- Tingkatkan Keamanan, Babinsa Koramil Blimbing Melaksanakan Komsos Bersama Security Hotel Grand Cakra









