“Tapi sekali lagi, tadi kami menjelaskan bahwa jadwal tayang itu sudah disusun dari awal oleh PT LIB dikoordinasikan dengan Indosiar,” ujarnya.
Berbanding terbalik, pihak PT LIB mengaku perubahan jam tayang laga Arema FC vs Persebaya merupakan permintaan Indosiar. Menurut anggota TGIPF Rhenald Kasali, PT LIB mengaku harus memenuhi permintaan dari Indosiar.
“PT LIB mengatakan broadcaster mintanya begitu, harus dipenuhi. Menurut PT LIB,” ujarnya.
“Mereka mengatakan (pertandingan tetap digelar malam), karena broadcaster minta tetap main,” kata Rhenald.
Lempar tanggung jawab juga dilakukan oleh PSSI. Pihak PSSI menilai tidak bertanggung jawab atas Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 132 orang. Kepada TGIPF, PSSI justru menyalahkan Panpel.
“Itu yang digunakan sebagai alat defense PSSI terhadap kasus Tragedi Kanjuruhan dan merasa itu adalah tanggung jawab Panpelnya,” ungkap anggota TGIPF Akmal Marhali. (hma/rhd)
Baca juga:
- Kesiapan Mental dan Finansial Jadi Pertimbangan Gen Z Menunda Pernikahan
- KAI Batalkan 38 Perjalanan KA Akibat Banjir, Penumpang Dapat Refund
- Warga Wiyurejo Digegerkan Penemuan Jenazah Petani Tergantung di Gubuk Kebun Apel
- Tawuran Suporter Pelajar SMP Negeri Kota dan Kabupaten Malang Akibatkan Tujuh Orang Luka
- Ketua Persit Kodim 0833 Dampingi Waka Yayasan Kartika Jaya ke SMK Kartika IV-1 Malang







