Merespon adanya gelombang protes di berbagai daerah, dirinya menyikapi hal tersebut sah-sah saja. Secara substansi, yang mestinya perlu ditindak secara tegas adalah mereka yang mampu secara ekonomi, namun masih mengkonsumsi BBM bersubsidi.
“Jadi kalau ada kritikan tajam, yang dilayangkan adalah kritikan kepada masyarakat yang mampu tetapi membeli BBM bersubsidi. Seperti pengusaha-pengusaha pertambangan, perkebunan mengisi dengan solar subsidi. Itu yang perlu dikritisi dengan tajam,” tandasnya. (bim/rhd)
Baca juga:
- Kesiapan Mental dan Finansial Jadi Pertimbangan Gen Z Menunda Pernikahan
- KAI Batalkan 38 Perjalanan KA Akibat Banjir, Penumpang Dapat Refund
- Warga Wiyurejo Digegerkan Penemuan Jenazah Petani Tergantung di Gubuk Kebun Apel
- Tawuran Suporter Pelajar SMP Negeri Kota dan Kabupaten Malang Akibatkan Tujuh Orang Luka
- Ketua Persit Kodim 0833 Dampingi Waka Yayasan Kartika Jaya ke SMK Kartika IV-1 Malang







