Kades mengaku, keberadaan jalan yang bagus tersebut bukti dan manfaat dari program pembangunan Pemkab Bojonegoro dan Pemdes Tlogoagung yang saling bersinergi. Sehingga bisa dinikmati oleh petani, anak-anak sekolah, pedagang dan seluruh elemen masyarakat.
Kades Dewi menambahkan, untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi setelah adanya jalan alternatif ini, Pemdes Tlogoagung merencanakan akan membangun pertokoan dan rest area di area pinggir jalan tersebut.
“Dalam perencanaan pembangunan di tahun 2023, kami akan membangun pertokoan dan rest area di lahan kosong sekitar jalan, yang tentunya ini bisa meningkatkan ekonomi warga dan nanti BUMDES sebagai pengelolanya”, pungkasnya. (*/ono)
Baca juga:
- Perselisihan Dua Yayasan di Turen Belum Temukan Titik Terang di RDPU DPRD Kabupaten Malang
- Wujudkan Smart Green Campus, UB Tekankan Lima Aspek Ini
- Kesiapan Mental dan Finansial Jadi Pertimbangan Gen Z Menunda Pernikahan
- KAI Batalkan 38 Perjalanan KA Akibat Banjir, Penumpang Dapat Refund
- Warga Wiyurejo Digegerkan Penemuan Jenazah Petani Tergantung di Gubuk Kebun Apel







