“Alhamdulillah beroperasi kembali ya, jadi ini kan dulu sempat vakum, padahal Macito sendiri diharapkan bagi anak-anak kecil untuk perlu tahu bangunan-bangunan apa yang ada di Kota Malang ini,” kata Silvana.
Sebab menurutnya, hal tersebut dapat memperkaya wawasan warga Kota Malang sendiri. Sebab menurutnya, masih terdapat tempat-tempat yang belum diketahui secara spesifik atau sejarahnya.
“Kadang-kadang orang tua pun tidak terlalu paham, karena ada hal-hal yang secara spesifik. Dan itu dijelaskan di sini, terus kalau bisa mudah-mudahan next time ditambah, sehingga orang-orang tidak mengantri kayak tadi,” imbuhnya.
Senada, penumpang Macito, Asih mengungkapkan, jika berkeliling kota dengan Macito sangat mengasikkan. Dirinya juga mengaku, jika hal tersebut baru pertama kalinya dirinya menumpangi Macito.
“Saya tahunya dari sosial media, dishare sama teman-teman dan saya penasaran ingin coba. Ternyata seru, dan anak-anak juga senang,” kata warga Arjosari tersebut. (bim/mzm)
Baca juga:
- Kesiapan Mental dan Finansial Jadi Pertimbangan Gen Z Menunda Pernikahan
- KAI Batalkan 38 Perjalanan KA Akibat Banjir, Penumpang Dapat Refund
- Warga Wiyurejo Digegerkan Penemuan Jenazah Petani Tergantung di Gubuk Kebun Apel
- Tawuran Suporter Pelajar SMP Negeri Kota dan Kabupaten Malang Akibatkan Tujuh Orang Luka
- Ketua Persit Kodim 0833 Dampingi Waka Yayasan Kartika Jaya ke SMK Kartika IV-1 Malang







