Nantikan SK Gubernur, Pimpinan DPRD Kota Malang Siap Kerja Maksimal

Kota Malang, SERU

Nama pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil putusan, ada empat nama yang ditetapkan sesuai dengan empat partai pemenang dalam gelaran Pemilihan Legislatif (Pileg) pada bulan April 2019 lalu. 

Baca Lainnya

Hasil putusan empat pimpinan partai sebagai pimpinan sementara anggota DPRD Kota Malang. Diantaranya, I Made Rian Diana Kartika dari PDIP sebagai Ketua DPRD Kota Malang, Abdurrochman dari PKB sebagai Wakil Ketua I DPRD Kota Malang, H. Asmualik dari PKS sebagai Wakil Ketua II DPRD Kota Malang, dan Rimzah dari Gerindra sebagai Wakil Ketua III DPRD Kota Malang.

Ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika, sebelum keputusan tersebut diambil, pihaknya telah mengirimkan surat kepada empat partai pemenang. “Dari hasil rapat dengan para fraksi, hari inilah akhirnya kami melaksanakan rapat internal penetapan calon ketua definitif,” seru Made, Selasa (10/9/2019).

Made menyebut, setelah melakukan paripurna internal, pimpinan sementara DPRD Kota Malang akan mengirimkan surat kepada Gubernur Jawa Timur (Jatim) melaui Walikota Malang, untuk selanjutnya menunggu diterbitkannya Surat Keputusan (SK) dari Gubernur. “Hari ini kami sudah berkirim surat ke Walikota, dan hari ini juga langsung dikirim ke Provinsi karena sudah ditunggu. Apabila hari ini diterima, berarti Kota Malang menjadi kota pertama yang masuk untuk usulan pimpinan definitif,” serunya.

Made berharap, SK tersebut sudah bisa turun minggu depan, agar segera dilakukan pelantikan kepada empat pimpinan DPRD Kota Malang. Jika SK sudah turun, hal itu juga berfungsi untuk mempercepat pembentukan alat kelengkapan seperti fraksi dan badan. “Secara de facto, kami sudah memiliki pimpinan, tapi secara yuridis kami masih menunggu SK Gubernur. Dalam membentuk alat kelengkapan dewan ini, kami juga akan berkomunikasi dengan pimpinan ketua partai untuk memudahkan dan mempercepat proses pembentukan,” papar Ketua DPC PDI-P Kota Malang ini.

Setelah itu, lanjut Made, pihaknya telah merencanakan untuk melakukan pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Malang TA 2020 pada pertengahan September mendatang. “Setidaknya ada empat Ranperda yang sudah dibahas teman-teman Dewan PAW sebelumnya, dan kini tinggal dievaluasi. Jika harus dievaluasi, maka akan segera kami evaluasi untuk kemudian segera ditetapkan,” tandasnya. (ris/rhd)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *