Malang, SERU.co.id – Polres Malang melakukan proses tindak lanjut aksi perusakan pos polisi perempatan Kepanjen dan kantor Polsek Pakisaji yang dilakukan beberapa orang tidak dikenal, Minggu (31/8/2025) dini hari.
Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Muhammad Nur menerangkan, untuk saat ini pihaknya masih masih melakukan proses penyidikan terhadap kasus tersebut.
“Selama proses penyidikan nanti perkembangan 87,” seru Nur, saat dikonfirmasi sejumlah awak media.
Nur mengaku, dirinya masih belum bisa menjelaskan secara jauh berapa orang diduga turut aksi pengrusakan tersebut yang telah diamankan oleh pihak kepolisian di TKP tadi.
“Masih proses, ini termasuk rangkaian dengan yg di pakisaji. Nanti kita tindak lanjut. Kejadiannya satu rangkaian sama polsek pakisaji. Nanti kita update lagi, kacanya pecah-pecah di Polsek Pakisaji,” tuturya.
Semenara itu, seorang saksi mata perusakan Polsek Pakisaji, Adi mengatakan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Sekelompok orang tidak dikenal menggunakan pakaian bisa mengendarai beberapa kendaraan roda dua melempari Polsek Pakisaji dengan batu.
“Dipecah sekitar jam 2, habis itu polisi berkelahi dengan warga. Habis mecahin polisi di sini, Sampai pukul-pukulan. Polisinya dipukul sama orang biasa. Polisi datang lagi langsung diamankan di situ,” ungka Adi.
Adi menambahkan, dalam saksi tersebut, beberapa kaca gedung tersebut terlihat mengalami kerusakan karena dilempar batu oleh beberapa orang itu
“Kira-kira ada orang 4, ciri-ciri pake baju biasa. Mecah pake batu dilempar, bawa batu besar. Dia sudah ditangkap, motor diamankan,” tandasnya. (wul/mzm)