“Kondisinya tutup dan sepi, itu apinya langsung merambat ke sebelahnya (toko baju). Saya langsung beritahu warga dan berusaha memadamkan, namun kami tidak berani karena apinya cukup besar” imbuhnya.
Sementara itu, menurut pengakuan pemilik bengkel, Lukman (47) mengungkapkan, dirinya sebelum menutup bengkel sudah memastikan terkait kelistrikan yang ada sudah aman.
“Sebelum bengkel tutup, saya sudah memastikan bahwa peralatan listrik sudah dicopot dari stop kontak. Dan di dalam bengkel, ada peralatan untuk cas aki, tetapi posisinya tidak dinyalakan,” tuturnya.
- Tawuran Suporter Pelajar SMP Negeri Kota dan Kabupaten Malang Akibatkan Tujuh Orang Luka
- Ketua Persit Kodim 0833 Dampingi Waka Yayasan Kartika Jaya ke SMK Kartika IV-1 Malang
- Babinsa Koramil Sukun Pendampingan Budidaya Maggot TPS3R Basama
Dirinya menerima laporan melalui telepon jika bengkelnya terbakar sekitar 15 menit setelah meninggalkan lokasi kejadian. Namun saat dirinya kembali, api sudah membesar.
“Saya berusaha membuka pintu bengkel sekaligus memecahkan kaca bengkel. Untuk mempermudah proses pemadaman,” ungkapnya.








