Jakarta, SERU.co.id — Tim nasional (timnas) futsal Indonesia mencatatkan sejarah sebagai runner up AFC Futsal 2026, kali pertama mampu berjuang sampai final. Pasukan Garuda kalah dramatis dari Iran melalui adu penalti dengan skor 4-5 usai berakhir imbang 5-5 hingga perpanjangan waktu. Dengan pencapaian ini, Timnas Indonesia optimis menatap AFC Futsal 2028 merebut tiket piala dunia 2028.
Pelatih Indonesia, Hector Souto menegaskan, timnya tidak berada di bawah tekanan dalam laga final. Meski gagal meraih gelar juara, capaian runner up menjadi prestasi terbaik Timnas Futsal Indonesia sepanjang sejarah keikutsertaannya di Piala Asia.
“Bagaimana kami bisa merasa tertekan jika ini pertama kalinya kami berada di final? Iran yang memainkan lebih dari 100 pertandingan AFC dan hanya kalah empat kali justru berada di bawah tekanan. Mereka punya tradisi dan kualitas sebagai juara,” seru Souto.
Ia menambahkan, Indonesia telah memenangkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar trofi. Diketahui, sebelumnya Hector Souto berhasil membawa Indonesia merebut titel Piala AFF 2024 dan SEA Games 2025.
“Kami telah meraih rasa hormat, bukan hanya dari negara kami sendiri, tetapi juga dari Asia dan dunia. Kami tidak menjanjikan kemenangan, hanya kerja keras dan perkembangan berkelanjutan,” kata pelatih asal Spanyol tersebut, dalam instagram pribadinya @souto.h.
Daftar Isi
Jual Beli Serangan Berbuah Gol Sepanjang Pertandingan
Pertandingan berjalan ketat sejak menit awal. Iran lebih dulu membuka keunggulan pada menit ke-4 melalui gol Hossein Tayebi yang membuat publik tuan rumah terdiam. Namun, Indonesia merespons dengan baik dan berbalik unggul 3-2 hingga akhir babak pertama.
Memasuki babak kedua, Iran kembali mengambil inisiatif serangan demi menyamakan kedudukan. Upaya tersebut membuahkan hasil setelah tiga menit berjalan, skor berubah menjadi 3-3. Jual beli serangan terus terjadi hingga waktu normal berakhir tanpa pemenang.
Di babak perpanjangan waktu, Indonesia sempat kembali unggul lewat gol Israr Megantara. Sayangnya, keunggulan tersebut tak bertahan lama setelah Saeid Ahmad Abbasi mencetak gol penyeimbang, membuat skor sama kuat 5-5.
Dalam babak adu penalti, Tim Garuda harus mengakui keunggulan Iran dengan skor 4-5.
Perjalanan Impresif Indonesia
Sebelum mencapai partai puncak, Indonesia tampil konsisten sejak fase grup. Tergabung di Grup A bersama Korea Selatan, Kirgistan dan Irak, Tim Garuda membuka turnamen dengan kemenangan meyakinkan 5-0 atas Korea Selatan, Selasa (27/1/2026). Dua hari kemudian, Indonesia menundukkan Kirgistan dengan skor 5-3, lalu menutup fase grup dengan hasil imbang 1-1 melawan Irak.
Dengan dua kemenangan dan satu hasil seri, Indonesia keluar sebagai juara Grup A dan melaju ke perempat final. Di fase delapan besar, Indonesia kembali menyingkirkan Vietnam lewat kemenangan tipis 3-2. Di semifinal Indonesia berhasil mengalahkan Jepang dengan skor 5-3.
Dominasi Iran Tetap Berlanjut
Di sisi lain, Iran kembali membuktikan statusnya sebagai raksasa futsal Asia. Pada semifinal, Iranian Lions menyingkirkan Irak dengan skor 4-2. Sebelumnya, mereka menaklukkan Uzbekistan 7-4 di perempat final serta menyapu bersih fase grup dengan kemenangan atas Afghanistan (5-2), Arab Saudi (2-0) dan Malaysia (4-1).
Gelar juara AFC Futsal Asian Cup 2026 menjadi trofi ke-14 bagi Iran, sekaligus mempertegas dominasi mereka di level Asia. Dalam catatan pertemuan dengan Indonesia di Piala Asia, Iran sebelumnya selalu menang dengan skor telak, termasuk kemenangan 13-3 (2004), 20-1 (2006), 5-1 (2014) dan 5-0 (2022). Final 2026 menjadi perlawanan paling sengit yang pernah diberikan Indonesia.
Penghargaan Individu
Di tengah kegagalan meraih gelar, Indonesia tetap membawa pulang prestasi individu. Kiper Timnas Futsal Indonesia, Ahmad Habiebie, dinobatkan sebagai Best Goalkeeper AFC Futsal Asian Cup 2026.
Sementara itu, gelar Most Valuable Player (MVP) diraih oleh Saeid Ahmad Abbasi (Iran). Kemudian top skor turnamen menjadi milik Muhammad Osamanmusa asal Thailand. Jepang menutup turnamen sebagai peringkat ketiga.
Sayang sekali, edisi AFC Futsal Asian Cup 2026 kali ini tidak menentukan tiket lolos ke Piala Dunia Futsal. Indonesia pun harus kembali bersiap dan menjaga konsistensi performa dengan target minimal menembus empat besar pada Piala Asia Futsal 2028. Dengan target tersebut, Indonesia dapat memastikan tiket ke Piala Dunia Futsal untuk pertama kalinya dalam sejarah. (aan/rhd)








