​​Batu, SERU.co.id – Menjelang musim mudik Lebaran 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu memberikan perhatian khusus terhadap keselamatan dan kesehatan para pemudik. Kepala Bidang Pelayanan, Pembiayaan dan Sumber Daya Kesehatan Dinkes Kota Batu, dr. Susana Indahwati, mengeluarkan serangkaian panduan agar perjalanan mudik tetap aman, sehat, dan nyaman.
​Menurut dr. Susana, kunci utama kelancaran mudik bukan hanya terletak pada kesiapan kendaraan, melainkan kondisi fisik sang pemudik itu sendiri.
“Kesehatan adalah modal utama. Pastikan tubuh dalam kondisi fit sebelum berangkat, cukupi istirahat, dan jangan pernah memaksakan diri jika sedang sakit,” serunya kepada SERU.co.id.
Lebih lanjut dijelaskan dr. Susana, ​Dinkes Batu memberikan 8 panduan utama saat persiapan, sebelum dan selama perjalanan mudik. Pertama, pemudik diimbau untuk menyiapkan obat-obatan pribadi dan perlengkapan P3K sederhana. Hal ini mencakup obat rutin, obat sakit kepala, maag, hingga vitamin untuk menjaga imunitas.
“Asupan cairan dan makanan bergizi penting bagi tubuh agar tetap bertenaga dan konsentrasi tidak menurun di tengah kemacetan,” tuturnya.
​Dokter Susana menyarankan, ​bagi pengguna kendaraan pribadi agar berhenti sejenak setiap 3 hingga 4 jam sekali. Manfaatkan waktu di rest area untuk melakukan peregangan ringan agar tubuh kembali rileks.
“Ini penting untuk melancarkan peredaran darah dan mencegah kelelahan otot atau pegal-pegal,” ucapnya.
​Dokter Susan juga menyarankan agar sering-sering mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer terutama setelah menyentuh fasilitas umum. Penggunaan masker juga disarankan bila diperlukan. ​Dinkes juga mengingatkan agar pemudik memberikan perhatian ekstra kepada kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas.
“Kita harus pastikan kebutuhan khusus mereka terpenuhi selama di perjalanan,” imbuhnya.
​
​Terakhir, dr. Susana mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan fasilitas negara yang tersedia. Jika mengalami keluhan kesehatan selama perjalanan, segera kunjungi Posko Kesehatan Mudik terdekat. Agar segera mendapatkan penanganan medis pertama.
“​Dengan mengikuti panduan ini, diharapkan angka kecelakaan akibat faktor kelelahan dapat ditekan. Dan masyarakat bisa merayakan Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman dalam kondisi sehat walafiat. (dik/ono)









