Malang, SERU.co.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Jawa Timur resmi mengukuhkan jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) HPI Malang untuk periode masa bakti 2025–2030. Acara yang berlangsung khidmat di tengah suasana Bulan Suci Ramadan ini digelar di salah satu restoran di Kota Malang, Sabtu (7/3/2026).
​
Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum regenerasi organisasi, tetapi juga dirangkaikan dengan buka puasa bersama untuk mempererat silaturahmi antaranggota lintas generasi. ​Ketua DPD HPI Jawa Timur, Sujay Asmed, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran pengurus yang baru dilantik. Ia menekankan bahwa mengelola organisasi profesi seperti HPI memerlukan pengorbanan yang besar karena sifatnya yang nirlaba.
​”Menjadi pengurus itu seperti menjadi kopral yang siap diperintah, meluangkan waktu, tenaga, pikiran, bahkan dana pribadi untuk organisasi. Di HPI tidak ada gaji, jadi ini murni dedikasi dan panggilan hati nurani untuk mengayomi anggota kita,” seru Sujay dalam arahannya.

​Namun, dibalik optimisme kepengurusan baru, terselip kekhawatiran mendalam terhadap stabilitas industri pariwisata. Sujay mengungkapkan bahwa dampak ketegangan geopolitik di Timur Tengah mulai memukul sektor pariwisata di Jawa Timur, termasuk Malang. Pihaknya telah menerima laporan adanya pembatalan kunjungan akibat terkendala masalah penerbangan transit di wilayah konflik tersebut.
“Kondisi ini tentunya membangkitkan ingatan pahit akan masa pandemi COVID-19 yang sempat melumpuhkan sektor ini secara total,” kenangnya .
​Sementara itu, Ketua DPC HPI Malang, Aris Rahma Cita Wimanda menegaskan, kepengurusannya akan mengusung tema besar “Hikmat dalam Amanah, Hangat dalam Kebersamaan”. Ia menyampaikan empat poin strategis yang akan menjadi fokus utama DPC HPI Malang ke depan. Dirinya menuntut profesionalisme dan etika dengan mewajibkan seluruh pengurus menjunjung tinggi etika kepramuwisataan.
​”Kami ingin memastikan tidak ada kesenjangan. Kita semua adalah satu di bawah naungan HPI. Pengalaman senior dan energi generasi muda harus menyatu untuk membangun organisasi yang lebih maju,” tukas Cita sapaannya.
​Acara pelantikan ini turut dihadiri oleh tokoh senior pariwisata, Ibu Didin dan Dewan Penasihat DPD HPI Jatim Ibu Rumi serta sejumlah pelaku wisata dari wilayah Malang Raya. Dengan pengukuhan ini, HPI Malang diharapkan dapat berkontribusi nyata dalam menjaga ketahanan industri pariwisata di tengah tantangan global yang tidak menentu. ​ (dik/mzm)









