Nabil juga mengatakan, event seperti ini merupakan jalan untuk mengakumulasi prestasi agar tujuan pragmatis KONI maupun insan pecinta olahraga dapat terpenuhi.
“Bagaimana mendapatkan medali sebanyak-banyaknya adalah keinginan pragmatisme kita. Tapi caranya nggak boleh pragmatis, harus idealis. Yakni dengan membentuk sebuah event seperti ini, yang semakin sering dilakukan tentu semakin terakomodir dan mengerucut prestasi-prestasi itu,” jelasnya.
Di sisi lain, Ketua Umum Pengprov PBSI Jawa Timur Tony Wahyudi mengatakan bahwa minat para atlet dalam menyambut Kejuaraan Piala Gubernur ini sangat besar. Bahkan, antusiasme para pendaftarnya menyaingi kejuaraan tingkat nasional.
“Biasanya untuk event di tingkat nasional saja, pendaftarnya rata-rata mencapai 1.200-an. Tapi kali ini, baru dibuka saja sudah mencapai 1.046 atlet hanya dari Jatim saja,” ujarnya.

Tony melaporkan bahwa pendaftaran ini merupakan tahap awal. Pada setiap kelompok umur yang bertanding, akan ada 5 pemenang yang disiapkan untuk mengikuti Piala Presiden yang rencananya dihelat bulan Agustus mendatang.
“Mereka akan diberangkatkan untuk Piala Presiden pada bulan Agustus besok. Jadi mudah-mudahan ini terus berlanjut dan bibit-bibit atlet ini akan terus kami bimbing untuk bisa mewakili Jawa Timur,” harapnya. (Hms/ono)
Baca juga:
- Sempat ‘Pensiun’ Sementara Karena Insiden, Wahana Pendulum 360 Jatim Park 1 Kembali Beroperasi
- Toleransi Nyata, Gereja di Malang Jadi Persinggahan Jemaah Mujahadah Kubro 1 Abad NU
- Penonaktifan Mendadak PBI BPJS Kesehatan Picu Kekacauan, Begini Respon BPJS dan Kemensos
- Sepanjang 2025, 24 Ribu Wisatawan Asing Kunjungi Obyek Wisata Coban Sewu
- PCNU Kota Malang Dirikan 100 Posko Layanan Jemaah Mujahadah Kubro 1 Abad NU








