Malang, SERU.co.id – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Brawijaya (FMIPA UB) rutin menggelar program pembekalan bagi lulusan atau calon alumni. Program ini bertujuan mempersiapkan lulusan siap menghadapi dunia kerja maupun wirausaha.
Wakil Dekan III FMIPA UB, Prof Dr Chomsin Sulistya Widodo SSi MSi PhD mengungkapkan, pembekalan diikuti mahasiswa yang telah menyelesaikan ujian sarjana. Kebanyakan mereka sudah mengikuti yudisium dan tinggal menunggu jadwal wisuda.
“Hari ini kita memberikan pembekalan untuk calon alumni. Sebelum wisuda, mereka perlu kita bekali, agar siap terjun di tengah masyarakat,” seru Chomsin, Jumat (17/4/2026).
Menurutnya, program ini penting untuk mendorong lulusan terus berkarya, tidak pasif setelah menyelesaikan studi. FMIPA UB ingin memastikan para alumni memiliki kesiapan mental dan keterampilan dasar untuk memulai langkah setelah lulus.
“Dalam pembekalan ini, peserta mendapatkan berbagai materi, mulai dari pengembangan karier hingga pelatihan penyusunan CV dan surat lamaran kerja. Mereka juga dikenalkan dengan dunia wirausaha dan tantangan yang dihadapi untuk siap berdampak bagi sekitarnya,” ungkapnya.
Pembekalan ini turut melibatkan Direktorat Pengembangan Karier dan Alumni (DPKA) UB. Diikuti calon alumni dari seluruh program studi FMIPA UB, pelaksanaannya dilakukan bertahap setiap bulan, menyesuaikan periode kelulusan mahasiswa.
“Setiap bulan akan kita kumpulkan sesuai periode kelulusan. Harapannya, saat mereka lulus, mereka sudah mulai mengirim lamaran pekerjaan atau memiliki rencana berwirausaha,” jelasnya.
Selain mendorong lulusan masuk dunia kerja, FMIPA UB juga membuka peluang wirausaha melalui program hibah yang melibatkan mahasiswa dan alumni muda. Program ini menyediakan total anggaran sebesar Rp100 juta, dengan bantuan maksimal Rp5 juta untuk setiap kelompok.
“Hibah ini ditujukan untuk mahasiswa dan alumni muda atau fresh graduate. Tidak harus sudah punya usaha. Kalau sudah punya dan ingin mengembangkan juga boleh,” kata Chomsin.
Ia menambahkan, peserta hibah diwajibkan membentuk kelompok sebagai bagian dari pembelajaran kolaborasi dan pengembangan ide bisnis. Program ini bertujuan mendorong alumni yang belum bekerja tetap produktif.
Tak hanya memberikan dana, FMIPA UB juga melakukan pendampingan dan monitoring terhadap peserta hibah. Dosen pengampu mata kuliah kewirausahaan turut dilibatkan dalam proses pembinaan.
“Ketika mendapat hibah, pasti kita dampingi. Bahkan setelah mereka menjadi alumni, kita tetap bekerja sama untuk membantu, termasuk dalam pemasaran produk,” ujarnya.
Direktur DPKA, Karuniawan Puji Wicaksono SP MP PhD menuturkan, pihaknya terus mengawal lulusan siap kerja maupun berwirausaha. Bahkan, pembinaan kepada mahasiswa telah dilakukan semenjak masa perkuliahan.
“Kami memberikan pelatihan pengenalan dunia kerja, seperti pengenalan seleksi penerimaan karyawan, serta menginisiasi kolaborasi dengan mitra perusahaan. Kami juga dampingi peningkatan soft skill, seperti membangun kepercayaan diri, konseling terkait wawancara kerja, hingga etika para pelamar kerja,” terangnya.
Diakuinya, DPKA UB memiliki Sistem Pengembangan Karir Terpadu (SPKT). Sistem ini membantu mahasiswa membuat CV otomatis berdasarkan data akademik dan portofolio mahasiswa, termasuk prestasi mahasiswa.
“Pastikan selama berkuliah memiliki prestasi di berbagai bidang untuk menunjang CV. Saya juga berpesan, tingkatkan kemampuan penunjang seperti kemampuan berbahasa Inggris dan IT, supaya lebih percaya diri di tengah masyarakat,” tandasnya. (bas/rhd)









