“Kami khawatir nanti ada yang tidak setuju, otomatis kan tidak bisa kami laksanakan,” ujar Kodir.
Namun untuk sejauh ini, masih belum ada kendala terkait pembebasan lahan ini.
“Di sana penduduknya juga masih antusias untuk mendukung proses (pembangunan jalan) itu,” ulasnya. (wul/ono)
Baca juga:
- Perselisihan Dua Yayasan di Turen Belum Temukan Titik Terang di RDPU DPRD Kabupaten Malang
- Wujudkan Smart Green Campus, UB Tekankan Lima Aspek Ini
- Kesiapan Mental dan Finansial Jadi Pertimbangan Gen Z Menunda Pernikahan
- KAI Batalkan 38 Perjalanan KA Akibat Banjir, Penumpang Dapat Refund
- Warga Wiyurejo Digegerkan Penemuan Jenazah Petani Tergantung di Gubuk Kebun Apel







