Malang, SERU.co.id – Meski wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) menyerang di berbagai wilayah Jawa Timur, khususnya Kota Malang. Hal tersebut tidak membuat harga daging sapi mengalami penurunan atau kenaikan di pasaran.
Salah satu pedagang daging potong di Pasar Besar Kota Malang, Rosiyanti (44) mengatakan, jika wabah PMK tidak mempengaruhi harga jual daging di tempatnya. Baik harga daging yang berjenis premium atau tidak.
“Kalau harga masih tetap stabil tidak ada penurunan. Untuk yang premium kisaran Rp125-130 ribu, yang jenis bawah perkilonya Rp110-115 ribu,” seru Rosiyanti, Kamis (26/5/2022).
- Tepat di Hari Lahir Pancasila, Gus Fawait Hadirkan Rute Penerbangan Jember–Surabaya
- Warung Tekan Inflasi Hadir di Pasar Blimbing dan Dinoyo, Fokus Kendalikan Harga Cabai
- OJK Malang: Sektor Jasa Keuangan Tetap Stabil, Aset Perbankan Tembus Rp187,47 Triliun
Sebelumnya, harga daging di pasaran sempat melonjak pada saat momen Idulfitri, hingga menyentuh Rp150 ribu perkilonya. Kendati harga tersebut terbilang tinggi, dirinya tetap bisa menjualnya.
“Pas lebaran kemarin itu tinggi, meskipun Rp150 kita lepas. Soalnya permintaan juga pas lagi banyak-banyaknya,” imbuhnya.









