Jadi Brand Ambassador, Habib Ja’far Sampaikan Tausiyah Halalbihalal Mi Burung Dara

Jadi Brand Ambassador, Habib Ja'far Sampaikan Tausiyah Halalbihalal Mi Burung Dara
Habib Ja'far menyampaikan tausiyah. (rhd)

Malang, SERU.co.id – Sebagai pendakwah dan brand ambassador, Habib Husein Ja’far Al Hadar menyampaikan tausiyah dalam Halalbiihalal Mi Burung Dara. Mengusung tema ‘Satu Hati dalam Fitri, agar SilahturahMi Nyambung Terus sampai Nanti,’ menyiratkan pesan toleransi dalam hubungan antar sesama.

Pria yang akrab disapa Habib Ja’far ini menyampaikan, dalam hubungan kerja, pasti ada kesalahan sengaja maupun tidak sengaja. Contoh yang disengaja, biasanya karyawan membuat grup yang tidak ada pimpinan. Tujuannya, memudahkan kelompok karyawan tersebut membuat obrolan yang menggunjing menyangkut pribadi pimpinan maupun kebijakannya.

Bacaan Lainnya

“Kalau di depan pimpinan, penampilan dan gayanya baik, siap bos, baik bos, tapi di belakang gunjingan, fitnahan dan lainnya keluar semua,” seru Habib Ja’far, di hadapan karyawan dan mitra PT Surya Pratista Utama (Suprama) di hotel Aria Gajayana Malang, Jumat (10/4/2026) petang.

Jadi Brand Ambassador, Habib Ja'far Sampaikan Tausiyah Halalbihalal Mi Burung Dara
Chief Operations Officer, Tjun Sulestio dan Habib Ja’far, menjawab pertanyaan awak media. (rhd)

Sementara bos, lanjut Habib Ja’far, sengaja atau tidak sengaja memberikan perintah seenaknya, kadang tanpa mempedulikan kondisi karyawan.

“Kasih perintah terus, tapi kesejahteraan karyawan tak diperhatikan,” selorohnya

Disebutkannya, Halalbiihalal menjadi forum untuk saling memaafkan dan mengakui kesalahan masing-masing tanpa harus merinci kesalahan. Berbeda ketika di luar Halalbiihalal, ketika kita meminta maaf kepada pimpinan atau orang lain, maka pasti akan ditanya salahnya apa.

“Berbeda pula, ketika hamba meminta maaf atau berdoa kepada Tuhan dalam suasana apapun. Tanpa menyebut apa salahnya, Tuhan akan memaafkan. Sebagai manusia, maka wajib saling memaafkan, Tuhan aja Maha Pemaaf,” tegas dai muda kelahiran Bondowoso, 21 Juni 1988 ini.

Tak hanya bersama karyawan, Halalbihalal Idulfitri 1447 H ini menjadi momen penting bagi Mi Burung Dara bersama para mitra. Khususnya yang tergabung dalam sektor horeca (hotel, restoran, dan katering), seperti chef, pemilik bisnis, serta rekan kerja lainnya. Sebagai momen mempererat silaturahmi, saling memaafkan, sekaligus memperkuat relasi PT Surya Pratista Utama (Suprama).

Alasan Dibalik Habib Ja’far Jadi Brand Ambassador
Dalam pemaparannya, Habib Ja’far menyampaikan, dirinya menerima tawaran jadi brand ambassador (BA) Mi Burung Dara lantaran cocok. Sebagai dai muda yang populer di kalangan generasi muda berkat gaya penyampaiannya yang santai dan mudah diterima. Serta dikenal aktif di berbagai platform digital, harapannya generasi muda hingga orang tua ikut ter-brand wash.

“Ini baru pertama dan terbesar bagi saya produk yang mengajukan saya sebagai brand ambassador. Bahkan totalitas mulai event offline hingga beberapa platform media seperti TV, medsos dan berita,” ucapnya.

Habib Ja’far baru bergabung pada momen Ramadan 1447 H/2026, disejajarkan dengan Inul Daratista dan Chef Agus Sasirangan. Dirinya tak menyangka jadi brand ambassador, lantaran beberapa pertemuan tak pernah membahas hal tersebut.

“Beberapa kali kami bertemu bahasannya tentang toleransi, nilai-nilai budaya, kuliner dan lainnya, tidak mengarah kontrak kerjasama brand ambassador. Ya karena cocok, kemudian konsep kerjasama ga kaku, kalau dilihat di iklan dari mangkuk dan properti lainnya ga ada logo Mi Burung Dara. Bahkan proses syuting ga lama, mengalir begitu saja,” kilas Habib Ja’far.

Dalam praktiknya, Habib Ja’far merasa disupport, karena dalam agenda dakwahnya, beberapa goodie bag didukung Mi Burung Dara. Dirinya juga mendapatkan pemaparan data terkait puluhan produk Mi Burung Dara.

“Setelah saya dapat data dan lihat langsung, Mi Burung Dara dipastikan enak, kehalalannya, cocok untuk kesehatan dan aman dikonsumsi siapapun,” tandasnya.

Ketertarikan Mi Burung Dara Berkolaborasi dengan Habib Ja’far
Chief Operations Officer, Tjun Sulestio menyampaikan, jika proses perekrutan Habib Ja’far sebagai brand ambassador sama dengan BA lainnya, mengalir begitu saja.

“Posesnya sama dengan mbak Inul, juga karena ada nama Dara pada Daratista, kemudian Chef Agus Sasirangan. Melalui brand ambasador, kami berharap, Mi Burung Dara semakin terkenal dan menyasar semua segmen,” ungkap Jun, sapaan akrabnya.

Tjun mengakui, untuk penetrasi ke supermarket besar, produknya cukup kesulitan karena sudah banyak kompetitor masuk lebih dulu. Namun dirinya optimis, melalui berbagai strategi produknya cukup diminati banyak kalangan meski tanpa disadari konsumen.

“Produk kita lebih banyak masuk ke horeca (hotel, restoran dan katering), warung dan supermarket kecil. Misalnya untuk hajatan tahlilan, menu di hotel, jadi sebenarnya kami bisa diterima oleh semua kalangan. Hanya saja tidak disadari bahwa puluhan produk, termasuk 15 produk varian mie goreng yang dinikmati itu produk Mi Burung Dara,” terangnya.

Pihaknya juga memasarkan produk Mi Burung Dara melalui e-commerce, event offline di car free day, PRJ, dan lainnya. Hingga roadshow dari kota ke kota, salah satunya melalui dukungan event yang dilaksanakan oleh brand ambassador. (rhd)

 

disclaimer

Pos terkait

iklan lowongan marketing seru.co.id