Malang, SERU.co.id – Tiga pria terduga pelaku pembobolan SMPN 1 Pakisaji yang sempat terekam CCTV dan viral di media sosial akhirnya tertangkap. Para pelaku sempat buron selama dua hari setelah kejadian tersebut terjadi.
Kasi Humas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar menuturkan, dari hasil pendataan yang telah dilakukan, tiga pria tersebut berinisial RH (27), warga Desa Genengan, Kecamatan Pakisaji. Kemudian AFN (27), warga Desa Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji dan RP (23), warga Desa Kalisongo, Kecamatan Dau.
Bambang membeberkan, para pelaku tersebut ditangkap di lokasi yang berbeda-beda, setelah dua hari diburu petugas.
“Kasus ini bermula dari laporan pencurian di lingkungan sekolah, kemudian dilakukan penyelidikan hingga akhirnya petugas berhasil mengamankan para tersangka di lokasi persembunyiannya,” seru Bambang, Sabtu (11/4/2026).
Dari hasil pemeriksaan, para pelaku mengaku agar bisa masuk ke area sekolah, mereka melompati pagar. Selanjutnya masuk ke dalam ruangan dengan cara mencongkel jendela.
“Mencongkel jendela ruang guru dan Tata Usaha untuk mengambil barang-barang yang ada di dalam,” ungkapnya.
Mereka juga mengaku, saat peraksi mereka mengambil sejumlah barang, termasuk ponsel dan uang tunai yang berada di ruang Tata Usaha. Para pelaku juga sempat membuka brankas di sekolah, namun tidak menemukan isi di dalamnya.
Dikatakan Bambang, dari tangan pelaku petugas juga turut mengamankan barang bukti, berupa alat yang digunakan untuk membobol jendela, sepeda motor, serta rekaman CCTV.
“Motifnya karena kebutuhan ekonomi. Sehingga para pelaku nekat melakukan pencurian dengan menyasar lingkungan sekolah pada malam hari,” jelasnya.
“Kasus ini masih terus dikembangkan untuk memastikan tidak ada pelaku lain yang terlibat. Serta apakah melakukan pencurian di tempat lain,” imbuh Bambang. (wul/ono)









