RSIA Melati Children Hospital Gencarkan CUC Campak Cegah KLB di Kota Malang

RSIA Melati Children Hospital Gencarkan CUC Campak Cegah KLB di Kota Malang
RSIA Melati Children Hospital turut ambil bagian dalam program CUC Campak untuk mencegah KLB di Kota Malang. (bas)

Malang, SERU.co.id – RSIA Melati Children Hospital turut ambil bagian menggencarkan Catch Up Campaign (CUC) campak. Hal ini sebagai upaya mencegah peningkatan kasus yang berpotensi menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB) di Kota Malang.

Direktur RSIA Melati Children Hospital, dr Eko Yuliyanto Prabowo MKes mengungkapkan, keterlibatan rumah sakit merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah. Program CUC campak ini bertujuan meningkatkan cakupan imunisasi pada anak-anak yang belum mendapatkan vaksin atau status imunisasinya belum lengkap.

Bacaan Lainnya

“Rumah sakit tidak hanya berperan dalam pelayanan kuratif, tetapi juga promotif dan preventif. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan anak-anak terlindungi dari campak,” seru Eko, Selasa (7/4/2026) petang.

Ia menjelaskan, campak merupakan penyakit infeksi yang dapat memicu komplikasi serius apabila tidak dicegah dengan imunisasi. Karena itu, peningkatan cakupan vaksinasi menjadi langkah penting untuk memutus rantai penularan.

Seorang balita saat menjalani skrining terlebih dahulu sebelum mendapatkan imunisasi kejar. (bas)
Seorang balita saat menjalani skrining terlebih dahulu sebelum mendapatkan imunisasi kejar. (bas)

Selain memberikan layanan imunisasi, RSIA Melati Children Hospital juga aktif mengedukasi masyarakat terkait pentingnya imunisasi bagi anak. Pihaknya mengimbau, para orang tua untuk memastikan anak mendapatkan vaksin sesuai jadwal.

“Dengan imunisasi lengkap, kita bisa melindungi anak-anak dengan maksimal. Langkah ini sekaligus mencegah penyebaran penyakit di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Bidang Pelayanan Medis RSIA Melati Children Hospital, dr Dita Rosita Marsudi Putri MMRS mengungkapkan, antusiasme masyarakat tergolong tinggi. Dalam dua hari pelaksanaan CUC campak, jumlah pendaftar mengalami peningkatan signifikan pada hari kedua.

“Hari pertama tercatat sekitar 40 peserta hadir dari 50 pendaftar. Sedangkan di hari kedua ini, peserta terdaftar secara online sebanyak 63 orang, ada juga yang mendaftar secara langsung dan saat ini tercatat sudah lebih dari 45 peserta yang datang langsung,” terangnya.

Ia mengatakan, jika data tersebut dirata-rata, tingkat kehadiran mencapai sekitar 80 persen. Angka ini menunjukkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya pencegahan campak mulai meningkat.

Dita juga menyebut, sebagian besar peserta merupakan anak usia di bawah 59 bulan, sesuai dengan sasaran program. Untuk anak di atas usia tersebut, pelaksanaan imunisasi akan mengikuti program lain sesuai ketentuan.

“Antusiasme masyarakat tidak hanya datang dari dalam Kota Malang, tetapi juga dari wilayah sekitar seperti Kabupaten Malang. Untuk menjangkau lebih banyak peserta, kami juga membuka pendaftaran secara internal melalui formulir daring yang disebarkan lewat media sosial,” ujarnya.

Di sisi lain, Pengelola Program Imunisasi Dinkes Kota Malang mengatakan, pelaksanaan CUC campak dilakukan serentak sejak 1 April 2026-7 April 2026. Program ini digelar di berbagai fasilitas kesehatan, seperti posyandu, puskesmas, sekolah, hingga rumah sakit.

“Khusus di rumah sakit swasta, kegiatan digelar tanggal 6–7 April 2026 dengan melibatkan 11 rumah sakit di Kota Malang. Kegiatan berlangsung sore hari untuk mengakomodasi orang tua yang tidak bisa datang pada jam kerja,” kata petugas Dinkes Kota Malang yang enggan disebutkan namanya.

Ia menambahkan, program ini berfokus pada anak usia 9 hingga 59 bulan yang belum melengkapi imunisasi campak. Berbeda dengan program imunisasi massal sebelumnya, CUC lebih menekankan pada pemenuhan status imunisasi yang belum lengkap melalui proses skrining.

“Masih banyak anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap campak. Anak yang belum diimunisasi memiliki risiko lebih besar terhadap komplikasi. Karena itu, program ini sangat penting untuk perlindungan mereka,” tandasnya. (bas/rhd)

 

disclaimer

Pos terkait

iklan lowongan marketing seru.co.id