Malang, SERU.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) akan melakukan penataan menyeluruh di kawasan Alun-alun Merdeka. Pagar pembatas di setiap sisi alun-alun, kawasan bermain anak, hingga area khusus merokok disiapkan untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung.
Wali Kota Malang, Dr Ir Wahyu Hidayat MM mengungkapkan, pihaknya telah turun langsung meninjau lokasi. Ia memastikan, penataan segera dilakukan sebagai tindak lanjut dari masukan masyarakat.
“Alun-alun ini milik bersama dan dimanfaatkan banyak masyarakat, bukan hanya warga Kota Malang. Karena itu harus dijaga bersama,” seru Wahyu.
Daftar Isi
Ruang Laktasi Dilengkapi, Fasilitas Kebersihan Ditambah
Wahyu mengatakan, ruang laktasi kini menjadi lebih nyaman bagi ibu dan anak. Berkat bantuan Dinkes Kota Malang, ruang tersebut sudah dilengkapi sofa nyaman untuk ibu menyusui.
“Ada juga bantalan untuk menidurkan bayi atau mengganti popok. Ke depan, akan ditambahkan dispenser air panas, serta tempat sampah di dalam ruangan,” ungkapnya.
Plh Kepala DLH Kota Malang, Drs Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang MAP menambahkan, pihaknya akan terus meningkatkan kenyamanan pengunjung. Pembenahan dilakukan sesuai dengan masukan Wali Kota Malang usai melakukan sidak di Alun-alun Merdeka.
Penambahan Pembatas Area dan Papan Peringatan
Raymond menuturkan, penataan kawasan Alun-alun Merdeka juga menyasar aspek ketertiban. DLH akan memasang pagar pembatas di seluruh akses masuk kawasan.
“Meski demikian, konsepnya tidak berupa pagar tertutup penuh. Kami tata, supaya dari sisi keindahan tetap terjaga dan rapi,” ujarnya.
Menurut Raymond, pembatas sebenarnya sudah mulai diterapkan melalui penambahan tanaman yang berfungsi menghalangi orang masuk sembarangan. Namun, pemberian pagar dinilai penting, agar kawasan tersebut lebih tertata dan ramah anak.
Adapun penambahan papan peringatan dilakukan, supaya tidak ada lagi pengunjung yang merokok sembarangan. Di sisi lain, papan peringatan ditujukan bagi orang tua, agar selalu mengawasi keberadaan anaknya.
“Dengan serangkaian pembenahan ini, kami berharap, Alun-alun Merdeka benar-benar menjadi ruang publik yang nyaman. Keberadaan ruang publik ini harus sehat, serta ramah bagi semua kalangan,” tuturnya.
Versi Bahasa Inggris
Empat Sudut Jadi Kawasan Khusus Merokok
Sebagai bagian dari penerapan kawasan bebas asap rokok, DLH menetapkan empat titik khusus kawasan merokok di Alun-alun Merdeka. Raymond mengatakan, titik tersebut berada di area pojok dan telah dilengkapi tempat duduk besi.
“Kebijakan ini bertujuan, agar aktivitas merokok tidak lagi dilakukan sembarangan. Apalagi di area yang banyak digunakan anak-anak, ibu menyusui dan keluarga harus steril dari asap rokok,” tegasnya.
Ia menerangkan, empat titik khusus merokok ditempatkan di masing-masing sisi utara, selatan, timur dan barat alun-alun. Sedangkan di kawasan bebas asap rokok, dipasang banner larangan merokok.
“DLH saat ini masih memasang banner sementara, sambil menunggu papan permanen berbahan besi selesai diproduksi. Sosialisasi akan terus dilakukan, supaya pengunjung mematuhi aturan yang telah ditetapkan,” tandasnya. (bas/rhd)









