Malang, SERU.co.id – Menindaklanjuti arahan dari Presiden RI, Prabowo Subianto, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan lakukan kunjungan kerja ke Malang Raya untuk melakukan peninjauan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berjalan sesuai dengan skedul negara.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan menjelaskan, dalam kunjunganya di Kabupaten Malang dirinya mengunjungi SPPG Panggungrejo, SMK Taman Siswa, SMKN 1 Kepanjen, KDKMP Kedungpedaringan, Kecamatan Kepanjen dan lain sebagainya.
“Saya dua hari di Malang, untuk memastikan SPPG berjalan dengan aman bagi penerima manfaat. Saya ke sekolah-sekolah tadi memastikan,” seru Zulhas, sapaan akrabnya.
Selanjutnya, di Indonesia ditargetkan miliki 80-83 ribu unit KDKMP. Rencana pada Juni 2026, setidaknya sebanyak 30 ribu unit gerai KDKMP akan dibangun.
“Memastikan arahan Presiden terkait Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang rencana, sampai Juni ini kita bisa bangun 30 ribu dari 80 ribu koperasi,” ungkapnya.
Zulhas menerangkan, koperasi desa tersebut dirancang menjadi uptaker UMKM-UMKM yang ada di desa. Sehingga pihak SPPG akan berbelanja kebutuhan untuk MBG ke KDKMP.
“Nanti SPPG dan kooperasi atau badan usaha milik desa atau UMKM, usaha kecil itulah yang akan menyuplai SPPG,” terangnya.
Hal tersebut dirancang agar, setiap desa memliki pusat pertumbuhan ekonomi yang baru. Selain memeriksa perkembangan pembangunan SPPG dan gerai KDKMP, kunjunganya juga bertujuan untuk meninjau potensi hasil pertanian lokal dari hulu. Seperti dari irigasi, kesediaan pupuk, hasil panen, nelayan dan lain sebagainya.
“Sawah tidak boleh lagi diubah-ubah lagi. Kita selesaikan namanya lahan sawah berkelanjutan, tidak boleh dipergunakan untuk apapun yang sudah terlanjur nanti harus ganti,” bebernya.
Sementara itu, Sekretaris I SPPG Kabupaten Malang, Mahila Surya Dewi menjelaskan, pihaknya mendapatkan atensi dari Kemenko Bidang pangan agar SPPG yang ada di Kabupaten Malang nantinya bisa berbelanja kebutuhan untuk produksi MBG di KDKMP.
“SPPG-SPPG yang sudah berdiri diharapkan untuk belanja di KDKMP ini. Termasuk UMKM yang ada di Kabupaten Malang, sehingga tidak jauh-jauh dan lebih mengutamakan pada ekonomi kerakyatan,” tutur Mahila.
Dikatakan Mahila, Kabupaten Malang ditargetkan miliki 233 unit SPPG. Hingga kini 185 SPPG yang sudah berdiri dan sudah running 159.
“Sementara yang dalam masa pembangunan ada 26,” ungkapnya.
Untuk penerima manfaatnya target 698.855 jiwa dan sudah terealisasi 341.156. Seperti ibu hamil, menyusui, balita (B3) anak-anak SD, SMP, SMA, santri di pesantren.(Wul/ono)









