Jakarta, SERU.co.id – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, obat antidotum memberikan efek yang positif pada pasien gangguan ginjal akut. Obat ini tengah diuji coba pada pasien anak di RSCM Jakarta.
Obat ini berasal dari Singapura. Menkes menyatakan, pihaknya akan mendatang lagi obat antidotum ke Indonesia.
“Kita datangkan obatnya dari Singapura, sudah tiba dan kita coba. Dari enam pasien, empat positif responsif. Jadi obat ini begitu kita lihat responsnya positif,” seru Budi, Jumat (21/10/2022).
Antidotum memiliki kandungan zat atau senyawa yang mengikat racun dalam tubuh seseorang. Menkes menyebut, RSCM sudah menggunakan antidotum sebanyak dua vial setiap hari kepada 10 pasien yang dirawat.
“Kita akan segera datangkan dalam jumlah cukup banyak untuk bisa disebarkan di seluruh rumah sakit, karena ini kejadiannya sudah teridentifikasi di 20 provinsi di seluruh Indonesia, dengan total lebih dari 200 kasus,” ujarnya.
Berdasarkan data per Selasa (18/10/2022), sebanyak 206 orang mengalami kasus gangguan ginjal atipikal. Sebanyak 99 diantaranya dinyatakan meninggal dunia.
BPOM sebelumnya telah merilis daftar lima obat yang mengandung etilen glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG) melebihi ambang batas. (hma/rhd)
Baca juga:
- Dadan Hindayana Cs Tersangka Korupsi MBG, Diduga Intervensi SPPG hingga Markup Triliunan Rupiah
- Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Alami Kecelakaan Berhasil Dievakuasi
- DPRD Optimalkan Pengawasan Kinerja OPD Kabupaten Malang untuk Masyarakat
- Tingkatkan Keamanan, Babinsa Koramil Blimbing Melaksanakan Komsos Bersama Security Hotel Grand Cakra
- Dadan Hindayana Dikabarkan Dijemput Penyidik Setelah Dicopot dan Kantor BGN Digeledah Kejagung









