“Tentu yang menjadi korban fisik itu juga akan mengalami trauma pasca kejadian itu. Yang namanya anak dan perempuan itu harus segera ditangani,” lanjutnya.
Dalam menberikan trauma healing tersebut, pihaknya menggandeng beberapa instansi terkait dengan kapasitas yang mumpuni dalam dunia psikologi. Seperti Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) yakni dari yang terdiri dari berbagai instansi pendidikan tinggi di Kota Malang.
“Tentu dengan bekerjasama ini kami membutuhkan tenaga yang expert dalam hal psikis atau kejiwan, sehingga bekerjasama dengan beberapa Universitas yang ada di Malang,” pungkasnya.
Sebagai informasi, bagi masyarakat yang membutuhkan terkait layanan pendampingan psikoligi tersebut dapat menhubungi nomor 081232575796. (bim/mzm)
Baca juga:
- Perselisihan Dua Yayasan di Turen Belum Temukan Titik Terang di RDPU DPRD Kabupaten Malang
- Wujudkan Smart Green Campus, UB Tekankan Lima Aspek Ini
- Kesiapan Mental dan Finansial Jadi Pertimbangan Gen Z Menunda Pernikahan
- KAI Batalkan 38 Perjalanan KA Akibat Banjir, Penumpang Dapat Refund
- Warga Wiyurejo Digegerkan Penemuan Jenazah Petani Tergantung di Gubuk Kebun Apel







