Surabaya, SERU.co.id – Komitmen memajukan dunia olahraga Jawa Timur semakin diperkuat melalui kolaborasi strategis antara Komando Daerah Militer (Kodam) V Brawijaya dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur.
Hal ini terwujud dalam pertemuan antara Kepala Staf Kodam (Kajasdam) V/Brawijaya, Kolonel Inf Agus Sulistyo bersama Ketua KONI Jatim, Muhammad Nabil, di Kantor KONI Jatim, Kamis (22/1/2025). Sinergi ini ditujukan untuk menyiapkan atlet berbakat, termasuk dari kalangan prajurit TNI, guna memperkuat kontingen Jawa Timur di berbagai ajang nasional, khususnya PON Bela Diri 2026 di Manado.
Kolonel Agus Sulistyo menegaskan kesiapan pihaknya untuk mendukung penuh KONI Jatim, terutama pada cabang olahraga yang memang menjadi andalan.
“Kami memiliki beberapa atlet yang berpotensi memperkuat Jawa Timur, terutama dari cabang karate, tinju, menembak, dan beberapa cabor lainnya,” jelasnya.
Menyambut hal tersebut, Ketua KONI Jatim, Muhammad Nabil, menyatakan kesiapannya menerima putra-putri terbaik TNI untuk mengikuti seleksi.
“Ada seleksi atlet tinju yang akan digelar akhir Januari di Ngawi. Kami berharap para petinju dari prajurit Kodam V Brawijaya bisa ikut serta untuk memperkuat kontingen Jatim,” ujar Nabil.
Ia menambahkan, selama ini sudah banyak prajurit TNI yang menjadi atlet andalan Jawa Timur. Melalui pertemuan ini, diharapkan jumlahnya akan semakin bertambah dan membuka peluang prestasi yang lebih luas.
Kerja sama ini tidak hanya bersifat sementara, melainkan dirancang untuk jangka panjang. Salah satu target utamanya adalah memperkuat cabang olahraga menembak dengan melibatkan atlet TNI menjelang PON 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat (NTT-NTB).
Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem pembinaan, memaksimalkan potensi, dan membuka peluang lebih luas bagi Jatim untuk meraih medali emas.
“Kami optimistis kolaborasi ini akan melahirkan atlet-atlet berprestasi yang membawa nama Jawa Timur,” tutup Kolonel Agus. (fin/ono)









