Surabaya, SERU.co.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur terus memperluas wawasan dan jejaring internasional di bidang olahraga. Kali ini, Ketua KONI Jatim M Nabil melakukan penjajakan kerja sama strategis dengan perwakilan pemerintah Jepang.
Langkah ini ditandai dengan pertemuan antara Ketua Umum KONI Jatim, Muhammad Nabil, bersama Deputy Consul-General Ishii Yutaka dan Consul for Information, Education, and Culture, Kaori Morohita di Surabaya Senin (20/4/2026). Pertemuan ini fokus membahas peluang kolaborasi pengembangan olahraga, khususnya bela diri, serta pertukaran budaya antara kedua negara.
“Kolaborasi ini bukan hanya soal olahraga, tetapi juga pertukaran nilai, budaya, dan pengalaman yang dapat meningkatkan kualitas atlet kita,” ujar Nabil.
Salah satu agenda utama yang dirancang adalah kegiatan sosialisasi dan demonstrasi seni bela diri Jepang yang rencananya akan digelar pada Oktober 2026, bertepatan dengan Hari Olahraga Jepang pada tanggal 12 Oktober.
Acara ini tidak hanya sekadar pertunjukan, tetapi juga sarana edukasi untuk mengenalkan teknik, filosofi, dan nilai disiplin yang tinggi kepada atlet maupun masyarakat luas.
Cabang olahraga yang akan dipamerkan meliputi Karate (Shotokan & Kyokushin), Judo, Aikido, Kendo, Kempo, Kyudo, hingga berbagai disiplin Budo lainnya.
Pihak Konsulat Jenderal Jepang menyambut baik inisiatif ini dan menilai Jawa Timur sebagai mitra strategis yang memiliki potensi besar.
Ke depannya, kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada tahap sosialisasi, tetapi berlanjut ke program yang lebih konkret seperti pelatihan bersama, pertukaran pelatih dan atlet, hingga potensi penyelenggaraan kompetisi internasional.
Dengan sinergi ini, KONI Jatim berharap dapat melahirkan atlet yang tidak hanya berprestasi tinggi, tetapi juga berkarakter kuat, disiplin, dan berdaya saing global. (fin/ono)









